Menerka Keinginan Pribadi Kelompok Pendorong Wacana Jokowi 3 Periode

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 08:49 WIB
Hendri Satrio
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Muncul wacana relawan yang mendukung Jokowi-Prabowo Subianto di 2024 atau dorongan Jokowi untuk 3 periode. Ternyata ada keinginan pribadi yang dinilai timbul di balik dorongan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio. Dia awalnya menilai pihak yang mendorong Jokowi 3 periode adalah pengkhianat reformasi.

"Saya sih mendukung apa yang disampaikan Bang Fadjroel dan Pak Jokowi, harusnya memang tidak perlu lagi ada wacana lebih dari 2 periode. Jadi kalau ada yang mau lebih dari itu ya menurut saya dia ini adalah pengkhianat reformasi, menginginkan nepotisme, korupsi dan kolusi tumbuh subur di Indonesia, dan selanjutnya menjerumuskan Pak Jokowi gitu," kata Hendri Satrio saat dihubungi, Sabtu (19/6/2021).

Pria yang disapa Hensat ini menilai penolakan tegas dari Jokowi menunjukkan ada pihak-pihak yang memang sengaja mencari keuntungan dari kepemimpinan Jokowi. Menurutnya wajar ketika Jokowi akhirnya marah ketika ada yang berupaya menjilat dirinya dengan mendorong menjadi presiden 3 periode.

"Ya menurut saya juga Pak Jokowi merasa ada beberapa pihak yang berusaha cari muka, mendapatkan keuntungan dari kepemimpinan dia sebagai presiden gitu. Jokowi ini kan pilihan rakyat, jadi pasti marah dia kalau ada yang ngejilat-jilat begitu, dia ini kan orang kerja, nggak suka memang dijilat-jilat, nggak suka ada yang cari muka. Jadi jangan lah apapun alasannya, jangan kemudian perjuangan reformasi dikhianati, jangan juga Pak Jokowi dijerumuskan apapun alasannya," ucapnya.

Lebih lanjut, Hensat menyebut ada maksud lain di balik dorongan beberapa pihak agar Jokowi 3 periode. Dia menduga ada jabatan tertentu yang memang diincar oleh pihak-pihak pendorong Jokowi untuk 3 periode tersebut.

"Sebetulnya kan alasan kelompok ini menjilat-jilat itu ya ingin Pak Jokowi 3 periode lagi ya mungkin dia punya tujuan-tujuan pribadi lah. Mau jadi komisaris kali," ucapnya.

Tak hanya itu, Hensat menyebut alasan isu keterbelahan seperti yang disampaikan penggagas Jokowi 3 periode juga hanya bungkus di balik keinginan pribadi mereka. Menurutnya isu keterbelahan masih bisa diselesaikan Jokowi dan Prabowo hingga 2024.

"Kalau alasannya keterbelahan, masih ada waktu untuk bisa menyelesaikan keterbelahan, percayakan ke Pak Jokowi, Pak Prabowo pun ada di kabinet, jadi nggak ada alasan untuk mendorong mereka berdua tampil lagi berpasangan dengan melanggar UUD1945," tutur Hensat.

"Isu keterbelahan itu jadi bungkus aja untuk melanggengkan dan menginginkan kekuasaan lebih jauh dari Pak Jokowi. Ini penikmat kekuasaan Pak Jokowi aja ini orang-orang ini," lanjutnya.

Relawan JokPro 2024 sebelumnya direncanakan akan membentuk sekretariat pada Sabtu (19/6) bertempat di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. M Qodari, pelantang gagasan Jokowi tiga periode, mengatakan organisasi itu merupakan wadah dari beberapa pihak yang menyambut baik gagasan tersebut. Diketahui, gagasan itu juga sempat dilontarkan Qodari pada Februari-Maret lalu.

"Organisasi ini merupakan wadah dari berbagai pihak yang menyambut ide dan gagasan yang saya lontarkan di beberapa media, pada Februari-Maret 2021," kata Qodari, kepada wartawan, Jumat (18/6).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: PKS: Jokowi Harus Lebih Keras Menentang Ide 3 Periode

[Gambas:Video 20detik]