Deplu Klarifikasi Surat Bodong di DPR 20 Maret

Deplu Klarifikasi Surat Bodong di DPR 20 Maret

- detikNews
Sabtu, 18 Mar 2006 14:47 WIB
Jakarta - Heboh surat Seskab Sudi Silalahi belum berakhir. Deplu yang menjadi sasaran pengiriman surat itu akan memberikan klarifikasi lagi di depan Komisi I DPR pada Senin 20 Maret."Salah satu agendanya investigasi tentang hal ini," kata Jubir Deplu Desra Percaya usai diskusi "Di Balik Kunjungan Menlu AS Condoleezza Rice" di Mario's Place, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2006).Sebetulnya, imbuh Desra, tidak perlu ada investigasi soal kasus ini. Sebagai Kepala Biro Administrasi Deplu, ia bertugas mengawasi surat masuk dan ke luar Deplu. "Dan belum pernah ada yang mengeluarkan (surat bodong). Ini sudah diperiksa polisi," katanya.Desra juga tidak yakin ada orang-orang di lingkungan Deplu yang mengeluarkan surat izin renovasi KBRI di Korsel. "Perlu saya tegaskan, kalau surat palsu itu berarti ada yang asli. Namun untuk yang ini kita sebut surat bodong, karena selama ini Deplu belum memberikan surat izin untuk merenovasi," kata dia.Apalagi substansi dan format surat itu kentara sekali banyak kejanggalannya, sehingga Deplu menganggap surat itu bohong.Meski begitu, Desra mengaku ada surat dari kedubes yang menanyakan otentitas kebenaran isi surat. "Dan kita jawab tidak benar dan tidak pernah dikeluarkan," tegasnya.Surat Sudi Silalahi yang menghebohkan itu berisi rekomendasi agar Deplu mengizinkan PT Sun Hoo Engineering untuk merenovasi gedung KBRI di Korsel. Namun Sudi membantah mengeluarkan surat itu dan menganggap surat itu palsu. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads