Presiden SBY Sentil Kepala Desa

Presiden SBY Sentil Kepala Desa

- detikNews
Sabtu, 18 Mar 2006 13:16 WIB
Buru - Para kepala desa mendapat sentilan dari Presiden SBY. Aksi unjuk rasa mereka beberapa pekan lalu di Jakarta dianggap kurang bermanfaat."Para kades nggak usahlah berbondong-bondong ke Jakarta. Biayanya mahal. Lebih baik ditabung untuk keluarga. Apalagi ke sana cuma untuk buka baju lalu dibakar. Aduh... Baju itu kan pakai uang rakyat," sesal SBY.Hal tersebut disampaikan dia dalam acara temu wicara dengan para petani dan peladang dalam rangka panen raya di Desa Waeapo, Pulau Buru, Maluku, pukul 10.00 WIT, Sabtu (18/3/2006).Sebelumnya SBY sempat mengingatkan para gubernur, bupati, dan camat untuk lebih sering turun ke lapangan meninjau kondisi rakyatnya."Tapi bukan hanya sekadar turun ke bawah dan meninjau, melainkan mengadakan interaksi agar dapat mengetahui secara langsung kesulitan dan keinginan dari rakyat," pesan SBY.Pada 8 Maret lalu, sekitar 2.000 kepala desa dan perangkat desa se-Jawa dan Bali mendatangi Gedung DPR, Depdagri, dan Istana Merdeka di Jakarta. Mereka menuntut amandemen sejumlah UU yang dinilai mengekang kepala desa.Turut hadir dalam acara temu wicara antara lain Mendagri M Ma'ruf, Mentan Anton Apriantono, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri PU Djoko Kirmanto, Kabulog Wijanarko Puspoyo, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, dan Direktur Pupuk Kaltim Omay Wiraatmadja.SBY dan rombongan selanjutnya dijadwalkan ke Ambon pukul 14.00 WIT untuk meresmikan proyek infrastruktur di wilayah Provinsi Maluku. (sss/)



Berita Terkait