DPO 6 Bulan, Pemasok Ganja ke Bali Dibekuk BNN di Sumut

Sui Suadnyana - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 21:28 WIB
DPO pemasok ganja ke Bali dibekuk BNN
DPO pemasok ganja ke Bali dibekuk BNN (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Direktorat Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (Dakjar BNN) berhasil membekuk pemasok ganja ke Bali bernama Freddy. Pria tersebut ditangkap setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) kurang-lebih selama enam bulan.

"DPO merupakan atas kasus ganja terdahulu atas nama Freddy ditangkap oleh jajaran Dakjar di daerah Siantar, di Sumatera Utara," kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra saat konferensi pers di kantornya, Jumat (18/6/2021).

Sugianyar menuturkan perkara ini bermula ketika BNNP Bali berhasil menangkap Rian pada Sabtu (26/12/2020) lalu. Dari penangkapan Rian, pihaknya berhasil menyita 1.457,31 gram neto atau kurang-lebih 1,5 kilogram ganja.

"Hasil berita acara pemeriksaan, tersangka Dian mengatakan bahwa badang bukti tersebut milik Freddy. Kemudian diterbitkan DPO oleh BNNP Bali," terang Sugianyar.

Guna mencari DPO tersebut, BNNP Bali bekerja sama dengan Direktorat Dakjar BNN RI melakukan penyelidikan dan pengejaran ke Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut). Akhirnya, Freddy berhasil diciduk di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut, pada Kamis (10/6/2021) pukul 15.10 WIB.

Setelah berhasil dibekuk, DPO pun langsung dibawa oleh Direktorat Dakjar ke Pulau Dewata untuk diserahkan kepada BNNP Bali.

Atas perbuatannya itu, Freddy akhirnya diganjar dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (2), Pasal 111 ayat (2) dan Pas 132 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman penjara minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati.

(dwia/dwia)