6 Oknum POM AL yang Tewaskan Pencuri di Purwakarta Adalah Atlet Dayung

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 18:42 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi pengeroyokan. (dok detikcom)
Jakarta -

Enam oknum anggota Polisi Militer (POM) Angkatan Laut (AL) melakukan penganiayaan terhadap warga sipil (FM) yang diduga mencuri mobil sampai tewas di Purwakarta, Jawa Barat. Rupanya, keenam anggota POM AL itu berprestasi sebagai atlet dayung.

"Memang prajurit tersebut mempunyai prestasi atlet dayung," ujar Kadispenal Lasksma TNI Julius Widjojono kepada wartawan di Kantor Pusat POM AL, Jakarta Utara, Jumat (18/6/2021).

Adapun keenam oknum prajurit TNI AL itu berinisial MFH, WI, YMA, BS, SMDR, dan MDS. Mereka ditempatkan untuk bertugas di POM AL Purwakarta.

Julius menyampaikan keenam oknum anggota itu disiapkan untuk mengikuti perlombaan dan kejuaraan nasional (kejurnas). Julius kembali menegaskan mereka berprestasi sebagai atlet dayung sehingga ditempatkan di tempat latihan Purwakarta.

"Dan itu memang kita siapkan untuk suatu saat perlombaan, kejurnas, dan yang lainnya. Memang selalu kita siapkan di tempat latihan di Purwakarta tersebut," ucapnya.

"Prestasinya memang sebagai atlet dayung TNI AL," sambung Julius.

Selain itu, lanjut Julius, sebenarnya kejadian itu tidak terprediksi. Julius mengklaim mereka hilang kontrol sehingga pelaku pencurian mobil itu meninggal dunia.

"Memang proses kejadian itu di luar yang mereka rencanakan. Itu mungkin dia juga tidak menyangka terjadi seperti itu. Mungkin secara spontan ya agak lost control," tutupnya.

Diketahui, enam oknum anggota POM AL menganiaya dua warga sipil diduga pelaku pencurian mobil di Purwakarta. Akibatnya, satu orang berinisial FM (40) tewas.

"Jadi kejadian tersebut memang anggota kita berada di Purwakarta. Ada enam personel TNI AL, yang bersangkutan bertugas di Polisi Militer AL," ujar Danpuspomal Laksda TNI Nazali Lempo dalam jumpa pers di Kantor Pusat Puspomal, Jakarta Utara, Jumat (18/6).

Tonton juga Video: Pelarian Pencuri Ambulans Terhenti Usai 160 Km, Mobil Nyemplung Pantai

[Gambas:Video 20detik]




(aik/aik)