Angka-angka Bukti Lonjakan Corona Benar-benar Nyata

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 10:12 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)

Kasus Corona di Yogya Pecah Rekor Pada 16 Juni

Jumlah kasus baru positif virus Corona atau COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 16 Juni 2021 pecah rekor. Tercatat ada 534 kasus baru positif Corona dalam sehari.

Dari data yang disampaikan melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (16/6/2021), Kepala Bagian Humas Biro Humas dan Protokoler Setda DIY Ditya Nanaryo Aji merinci data kasus Corona di DIY hari ini.

Dia menyebut ada tambahan kasus positif hari ini sebanyak 534 kasus, sedangkan akumulasi kasus positif Corona di DIY sampai hari ini mencapai 50.151 kasus. Sebanyak 5.578 kasus di antaranya merupakan kasus aktif.

Bogor Masuk Fase Genting

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut jumlah positif COVID-19 di Kota Bogor pada 17 Juni 2021 bertambah 204 kasus. Angka ini juga disebut sebagai angka tertinggi selama pandemi dan Kota Bogor masuk dalam kondisi genting.

"Warga Kota Bogor tercinta, situasi Kota Bogor dalam hal COVID ini genting dan harus kita sikapi dengan serius. Oleh karena itu, kita melakukan beberapa langkah berdasarkan data yang ada," kata Bima Arya, Kamis (17/6/2021).

"Data menunjukkan bahwa angka ketersediaan tempat tidur berada di angka 60 persen, sudah di ambang batas. Minggu lalu masih di bawah 20 persen. Yang kedua, hari ini dilaporkan ada 204 kasus positif, ini tertinggi selama pandemi, sebelumnya angka tertinggi di angka 180-an di bulan Februari lalu," tambah Bima.

Bima meminta warga Kota Bogor untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan jam operasional. Satgas COVID-19 Kota Bogor bersama TNI dan Polri akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelanggar.

"Jam 9 malam tidak ada aktivitas lagi terkait dengan jam operasional. Kita akan tindak tegas jika ada pelanggaran. Tidak melakukan aktivitas yang melibatkan lebih dari 10 orang, apabila itu terjadi maka akan ditindak tegas. Bagi warga yang sudah merencanakan aktivitas lebih dari 10 orang, silakan berkoordinasi dengan satgas," tegas Bima.

Pembatasan aktivitas, kata Bima, juga akan diberlakukan di pasar tradisional di Kota Bogor dan jalur pedestrian di sepanjang jalur Sistem Satu Arah (SSA) atau lingkar Kebun Raya Bogor, yang biasanya ramai digunakan untuk sarana olahraga pada akhir pekan.


(man/imk)