Angka-angka Bukti Lonjakan Corona Benar-benar Nyata

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 10:12 WIB
Zona Merah Corona Jawa Barat Ada Di Mana Saja? Ini Sebarannya
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)

53 Ribu Orang Meninggal

Total kumulatif kasus COVID-19 yang ditemukan di RI hingga hari ini sebanyak 1.950.276 kasus. 1.771.220 pasien di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 53.753 orang.

Kasus Corona Melonjak di DKI

Jumlah kasus Corona di Jakarta mengalami lonjakan drastis. Merujuk pada data BNPB sepekan terakhir, kasus tambahan Corona di Jakarta naik signifikan. Berikut ini datanya:

6 Juni: 1.019
7 Juni: 1.197
8 Juni: 755
9 Juni: 1.376
10 Juni: 2.091
11 Juni: 2.293
12 Juni: 2.455
13 Juni: 2.769
14 Juni: 2.722
15 Juni: 1.502
16 Juni: 2.376

Kasus Corona di DKI pada 17 Juni bertambah drastis. Pada 17 Juni sore, tambahan Corona harian menyentuh angka 4.000.

Lonjakan Corona Usai Lebaran 2021 Lebih Tinggi dari 2020

Satgas Penanganan COVID-19 menyampaikan sejumlah pelajaran yang dapat dipetik terkait penyebaran COVID-19 pasca-Idul Fitri. Pembelajaran pertama adalah kenaikan jumlah kasus Corona usai Lebaran 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pembelajaran yang pertama adalah, setelah disandingkan pada minggu keempat, ternyata kenaikan kasus pasca-Idul Fitri di tahun ini secara nasional mengalami kenaikan yang lebih tinggi, yaitu mencapai 112,22 persen. Sedangkan kenaikan kasus pada tahun 2020 adalah sebesar 93,11 persen," kata Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung oleh akun YouTube BNPB, Kamis (17/6/2021).

Wiku menjelaskan kenaikan di tahun ini tidak dipungkiri terjadi karena pada minggu keempat usai Idul Fitri peningkatan kasusnya signifikan jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Dalam satu minggu terjadi kenaikan hampir 2 kali lipat, sehingga menyebabkan perbedaan yang signifikan pada keadaan minggu ketiga lalu dengan minggu keempat saat ini.

"Jika dibandingkan kenaikan minggu ketiga, yang sempat saya sampaikan, kenaikan di tahun ini hanya sekitar 50 persen. Sedangkan di tahun lalu kenaikannya mencapai 80 persen. Hanya, dalam satu minggu saja persentase kenaikan kasus di tahun ini bisa melampaui persentase kenaikan kasus di tahun lalu," sebutnya.