Round-Up

8 Fakta Buron Kakap Adelin Lis Kabur Hingga Ditangkap di Singapura

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 06:53 WIB
Adelin Lis (Dok. detikcom)
Foto: Adelin Lis (Dok. detikcom)

Kejagung Koordinasi soal Pemulangan Adelin Lis ke Otoritas Singapura

Awalnya Kejagung hendak menjemput Adelin Lis di Singapura karena pernah kabur pada tahun 2006, tetapi otoritas pemerintah Singapura hanya mengizinkan Adelin dideportasi dengan pesawat komersial.

"Oleh karena Adelin Lis merupakan buronan sejak 2008 dan bahkan masuk dalam daftar red notice Interpol, Jaksa Agung berniat untuk menjemput langsung Adelin Lis oleh aparat penegak hukum Indonesia dari Singapura. Pengalaman 2006 ketika Adelin Lis hendak ditangkap di KBRI Beijing, ia bersama pengawalnya melakukan perlawanan dan memukuli Staf KBRI Beijing dan melarikan diri," tutur Leonard.

KBRI Singapura berkoordinasi dengan Jaksa Agung Singapura agar Adelin Lis bisa dijemput langsung Kejaksaan Agung. Namun, wewenang ternyata ada di ICA (Imigrasi Singapura), Kementerian Dalam Negeri (Ministry of Home Affairs) Singapura.

"Namun pihak Kementerian Luar Negeri Singapura pada 16 Juni 2021 tidak memberikan izin untuk penjemputan secara langsung. Sesuai dengan aturan hukum Singapura, Adelin Lis hanya akan dideportasi dengan menggunakan pesawat komersial," katanya.

Adelin Lis Ingin Pulang Sendiri, Ditolak Jaksa Agung

Menurut Leonard, putra Adelin Lis menyurati Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) agar ayahnya diizinkan pulang sendiri ke Medan, dan akan datang ke Kejaksaan Negeri Medan.

"Jaksa Agung RI Burhanudin menolak keinginan Adelin Lis karena penegakan hukum merupakan kewenangan mutlak Kejaksaan Agung. Burhanudin memerintahkan KBRI untuk hanya mengizinkan Adelin Lis dideportasi ke Jakarta," ucapnya.

Leonard mengatakan pihak keluarga Adelin Lis bahkan telah mempersiapkan keperluan untuk penerbangan dari Singapura ke Medan. Tak hanya itu, mereka juga meminta Adelin Lis ditahan di lapas tertentu.

Adelin Lis bahkan sudah memesan tiket ke Medan untuk penerbangan 18 Juni 2021, padahal saat dijatuhi denda oleh Pengadilan Singapura meminta untuk dibayar dua kali karena mengaku mengalami kesulitan keuangan. Bahkan selanjutnya meminta agar bisa ditahan di Lapas Tanjung Gusta," katanya.

Kejagung jelas menolak permintaan keluarga Adein Lis tersebut. Jaksa Agung Burhanuddin pun meminta agar Adelin Lis dibawa ke Jakarta.

"Jaksa Agung RI Burhanuddin menolak keinginan Adelin Lis karena penegakan hukum merupakan kewenangan mutlak Kejaksaan Agung. Burhanuddin memerintahkan KBRI untuk hanya mengizinkan Adelin Lis dideportasi ke Jakarta," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.