NasDem Untung Banyak Usai Gaet Sutiyoso

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 06:40 WIB
Mantan Kepala BIN Letjen TNI (PUrn) Sutiyoso
Sutiyoso (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kini resmi bergabung dengan Partai NasDem. Kehadiran Sutiyoso dianggap sebagai peluang NasDem merangkul suara pemilih dari kalangan eks tentara untuk pemilu 2024.

Direktur Parameter Politik Adi Prayitno mulanya mengatakan bergabungnya Sutiyoso menjadi suntikan amunisi penting bagi NasDem. Apalagi, melihat Sutiyoso memiliki rekam jejak yang bagus.

"Jelas banyak keuntungannya (Sutiyoso gabung NasDem). NasDem ini mendapatkan suntikan tokoh penting yang dalam banyak hal, banyak followers dan jaringan politiknya karena Pak Sutiyoso sebagai mantan tentara kemudian Gubernur DKI 2 periode dan mantan ketua PKPI tentu memiliki rekam jejak yang cukup bagus terutama membangun konsolidasi politik," kata Adi ketika dihubungi detikcom, Kamis (17/6/2021).

"Jaringan politiknya karena sampai sekarang masih solid ini kemudian menurut saya penting bagi NasDem makin siap menatap Pemilu 2024," jelasnya.

NasDem, kata Adi, memiliki keuntungan yang berlimpah. Selain karena ketokohan Sutiyoso yang dinilai baik, NasDem dapat pula meraup suara-suara eks tentara yang kini menjadi segmentasi seksi di dunia perpolitikan.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.Foto: Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno (Dok: Istimewa)

"Tentu dengan hadir ya pak Sutiyoso ini punya kesempatan bagi NasDem untuk memperlebar ceruk pemilihnya utama merangkul pemilih-pemilih yang itu sebarannya di eks tentara yang belakangan memang punya kecenderungan terjun ke politik," imbuh Adi.

"Tujuannya adalah menyasar segmentasi pemilih yang merindukan sosok figur tentara yang belakang di barisan partai politik tertentu," sambungnya.

Adi menambahkan posisi dewan kehormatan yang diberikan kepada Sutiyoso merupakan jabatan yang pas. Mengingat rekam jejak Sutiyoso yang sudah malang melintang di dunia politik hingga militer.

"Karpet biru yang diberikan oleh NasDem kepada Pak Sutiyoso atas kiprah atas dedikasi track record dan jam terbangnya di politik yang cukup luar biasa," tutup Adi.

Peran Surya Paloh

Sutiyoso gabung Partai NasDem (Dok. Istimewa)Foto: Sutiyoso gabung Partai NasDem (Dok. Istimewa)

Ternyata, ada peran Ketum NasDem Surya Paloh di balik bergabungnya Sutiyoso. Beberapa waktu lalu, mantan Kepala BIN itu sempat berjumpa dengan Surya Paloh.

"Kalau kita ingin membangun negeri ini, salah satunya kita harus melalui partai politik. Kenapa saya bergabung dengan Partai NasDem? Jujur saja, saya punya hubungan yang sangat akrab dengan Pak Surya Paloh sejak saya menjadi Panglima Kodam Jaya dulu," ungkap Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Partai NasDem menyebut kehadiran Sutiyoso dinilai dapat bermanfaat bagi lingkup internal partai.

"Kita bersyukur ya orang sekapasitas, sekaliber Bang Yos bisa bergabung dengan kami, tentu banyak hal yang dapat ditransfer dan diteladani dari beliau. Dengan jejak langkah beliau, dengan pengalaman-pengalaman beliau, jam terbang beliau sebagai purnawirawan, sebagai gubernur, sebagai ketum partai, sebagai mantan Kepala BIN tentu banyak hal yang bisa bermanfaat bagi NasDem," kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya.

Lihat juga video 'NasDem Siapkan Konvensi Capres, Buka Pintu untuk Ganjar':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/zak)