Masih Ada Peluang Batalkan Kontrak Cepu

Masih Ada Peluang Batalkan Kontrak Cepu

- detikNews
Sabtu, 18 Mar 2006 00:30 WIB
Jakarta - Gonjang-ganjing soal Blok Cepu masih terus berlanjut. Meski kontrak telah ditandatangani dan kini Exxon yang memegang kendali, namun DPR masih akan berusaha membatalkan kontrak tersebut."Masih ada peluang untuk membatalkan. Kontrak ini mengandung tekanan, sekarang tinggal kita buktikan," kata anggota Komisi XI DPR Drajad Wibowo usai diskusi dialektika, di gedung DPR/MPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (17/3/2006).Dia menyatakan, kalau tekanan berasal dari pihak luar kepada pemerintah dan tekanan dari elit ke bawah. "Dan indikasi tekanan terhadap Pertamina juga dapat terlihat dari statement Ari (Dirut Pertamina Ari Hernanto Soemarno) di media masa," ujarnya.Kemudian menurutnya, dilihat dari penunjukkan kontrak terlihat merugikan negara dan itu bisa masuk dari sisi korupsinya. Praktek itu memperkaya diri sendiri atau orang lain. "Terjadi biaya yang lebih tinggi. Claim recovery US$ 400 juta, sedang temuan BPKP hanya sebesar US$ 250 juta, selisihnya merupkan potensi kerugian negara," tandasnya.Namun kepalang tanggung kontrak sudah ditandatangani, Drajad mengusulkan agar Pertamina yang memegang kendali dan efisensi dilakukan. "Exxon boleh mengoperasikan tapi di bawah Pertamina. Struktur tidak asal digemukkan, tapi lebih normal," ucapnya. (ary/)


Berita Terkait