5 Waktu yang Diharamkan untuk Sholat

Kristina - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 17:29 WIB
Sejumlah warga menunaikan shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (8/1/2021). Usai diresmikan Kamis (7/1) oleh Presiden Joko Widodo.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Sholat adalah ibadah utama bagi setiap muslim. Selain sholat wajib, ada sholat sunnah yang bisa ditunaikan di waktu-waktu tertentu.

Perintah untuk sholat termaktub dalam beberapa ayat dalam Al Quran. Salah satunya pada QS. Hud ayat 114. Allah SWT berfirman sebagai berikut:

وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ طَرَفَىِ ٱلنَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ ٱلَّيْلِ ۚ إِنَّ ٱلْحَسَنَٰتِ يُذْهِبْنَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّٰكِرِينَ

Artinya: "Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat." (QS. Hud: 114).

Sholat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sholat wajib dan sholat sunnah. Sholat wajib yang harus dikerjakan oleh setiap muslim antara lain sholat subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya atau disebut dengan sholat 5 waktu.

Perintah sholat 5 waktu juga dijelaskan dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim sebagai berikut:

فَرَّضَ اللهُ على أُمَّتِى لَيْلَةَ الإِسْرَاءِ خَمْسِيْنَ صَلاَةً فَلَمْ أَزَلْ أُرَاجِعُهُ وأَسْأَلهُُ ُالتَّخْفِيْفَ حَتّى جَعَلَهَا خَمْسًا فِىْ كُلِّ يَوْمٍ ولَيْلَةٍ

Artinya: "Allah SWT pada malam Isra' mewajibkan atas umatku lima puluh sholat, kemudian aku terus-menerus kembali kepada Allah SWT dan memohon keringan sehingga Allah SWT menjadikannya menjadi lima sholat sehari semalam." (HR. Bukhari dan Muslim).

Adapun, sholat sunnah dapat dilakukan di luar sholat wajib. Ada banyak sholat sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW, antara lain sholat dhuha, tahajud, istikharah, dan masih banyak lainnya.

Perintah sholat sunnah termaktub dalam QS. Al Isra ayat 79 sebagai berikut:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya: "Dan pada sebagian malam hari lakukanlah sholat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al Isra: 79)

Dikutip dari buku Seri Fiqih Kehidupan 3: Shalat oleh Ahmad Sarwat, dalam sehari semalam, ada 5 waktu yang diharamkan untuk melakukan sholat.

Berikut 5 Waktu yang Diharamkan Sholat:

1. Ketika Matahari Terbit hingga Meninggi

Saat matahari terbit hingga muncul seluruh bulatannya di ufuk, umat Islam dilarang untuk melakukan sholat sunnah mutlak. Namun, bagi orang yang mengejar sholat subuh yang tertinggal (kesiangan), maka waktu tersebut tidak dilarang.

2. Ketika matahari tepat berada di tengah-tengah cakrawala hingga bergeser ke barat atau waktu istiwa'

Waktu istiwa' adalah ketika matahari tepat berada di atas kepala. Waktu ini terjadi sebelum matahari bergeser ke arah barat. Ketika matahari sudah sedikit bergeser, maka sudah masuk waktu dzuhur dan diperbolehkan untuk sholat.

3. Matahari berwarna kekuningan saat menjelang terbenam

Menjelang terbenam matahari umat Islam juga tidak diperkenankan untuk sholat. Waktu ini terjadi saat langit di ufuk barat mulai berwarna kekuningan yang menandakan matahari akan segera terbenam.

Apabila matahari sudah terbenam, maka sudah masuk waktu magrib dan wajib bagi umat Islam untuk melaksanakan sholat magrib. Di waktu ini, sholat sunnah juga sudah diperbolehkan.