SBY Harus Tangani Langsung Pemulihan Keamanan di Abepura
Jumat, 17 Mar 2006 18:20 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diharapkan langsung menangani pemulihan keamanan di Abepura, Papua. Bila perlu, SBY harus datang langsung ke Abepura untuk menyelesaikan persoalan."Menurut informasi yang didapat dari sana, hingga pukul 2 siang tadi, mereka meminta intervensi langsung dari Presiden SBY untuk menangani pemulihan keamanan di sana," kata anggota POKJA Papua Patra Zein di kantor Kontras, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2006).Menurut Patra, SBY harus terjun langsung ke Abepura untuk mendinginkan masalah di sana tanpa harus memerintakan menteri atau anak buahnya ke sana. "Jadi tidak perlu hanya mengeluarkan pernyataan saja," tandasnya. Patra menjelaskan, hingga saat ini kekerasan di Abepura terus berlanjut. Pihak keamanan sendiri hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang diduga melakukan tindak kekerasan pada kerusuhan Kamis (16/3) kemarin.Bahkan, lanjut Patra, hingga kini akses transportasi masih tertutup. Sejumlah warga masih enggan keluar rumah, takut menjadi sasaran. Bahkan hingga saat ini 50 mahasiswa yang ditangkap kepolisian masih belum mendapatkan akases untuk bertemu dengan siapapun."Mereka minta intervensi langsung SBY unutk menghentikan kekerasan yang hingga kini masih terjadi," tegas Patra.Hal senada diutarakan Direktur DEMOS Asmara Nababan. Menurutnya bila kekerasan terus meluas dan polisi melakukan sweeping dengan kekerasan, tentu akan menambah rasa dendam. "Kalau begini caranya, ini akan menambah beban rakyat. Seharusnya aparat keamanan dan penegak hukum memberikan contoh menghormati hukum. Kalau tidak bagaimana rakyat mau menghormati hukum," jelas Asmara.
(ary/)










































