Pimpinan DPR Dukung Vaksin Nusantara, Khawatir Disalip Negara Lain

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 14:20 WIB
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendukung vaksin Nusantara yang digagas dokter Terawan Agus Putranto untuk dilanjutkan ke fase III. Dasco berharap ego sektoral disingkirkan.

"Saya pikir soal vaksin mari melepas ego sektoral masing-masing, kita nggak mau juga dibilang kok DPR ikut-ikutan soal vaksin, kan DPR pernah dibilang seperti itu, nah tetapi ini kan mengenai nasib masyarakat banyak, karena itu saya pikir dalam lonjakan COVID yang tinggi ini mari kita sama-sama ikut berpartisipasi mengantisipasi, salah satunya ya saya pikir nggak ada masalah mau vaksin apa," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (17/6/2021).

Lebih lanjut, Dasco meminta uji klinis fase III vaksin Nusantara Terawan dilanjutkan. Dia mengingatkan jangan sampai gagasan vaksin Nusantara ini nantinya diinisiasi negara lain lantaran saat ini sudah ada beberapa negara yang tengah meneliti vaksin yang serupa tersebut.

"Yang penting dia sudah bisa teruji fase I, fase II, ya dilanjutkan saja (fase III) saya pikir. Saya juga dengar di beberapa negara lain sedang melakukan penelitian soal vaksin dengan teknologi yang sama dengan vaksin Nusantara, jangan sampai kita berinisiasi duluan tapi kemudian negara lain yang berhasil menerapkan setelahnya," ucapnya.

Dasco menyebut vaksin COVID terkait keselamatan masyarakat. Dia menegaskan, jika memang vaksin Nusantara sudah bisa uji klinis fase III, sebaiknya dilakukan saja.

"Itu dia saya bilang marilah kita lepas ego sektoralnya, ini kita pikirkan keselamatan rakyat banyak, rakyat Indonesia, karena itu saya pikir ya sepanjang itu (uji klinis fase III) sudah bisa dilakukan ya dilakukan aja," ujarnya.

Komisi VII DPR Dukung Vaksin Nusantara

Sebelumnya, Komisi VII DPR RI saat rapat dengar pendapat bersama Terawan mendukung vaksin Nusantara untuk dilanjutkan. Komisi VII juga mendukung agar uji klinis fase III vaksin Nusantara dilakukan.

"Komisi VII DPR RI mendukung pengembangan vaksin-vaksin COVID-19 di Indonesia sebagai hasil inovasi anak bangsa menuju kemajuan dan kemandirian bangsa dan mendesak ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 untuk segera menyelesaikan pengembangan vaksin Merah Putih dengan tetap memperhatikan standar uji klinis keamanannya agar produksinya dapat segera digunakan untuk masyarakat luas," kata pimpinan Komisi VII Eddy Soeparno saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Eddy juga mengatakan pihaknya mendukung agar vaksin Nusantara masuk dalam konsorsium riset vaksin nasional. Hal itu diminta kepada Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19.

"Mendukung Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 untuk memasukkan riset vaksin COVID-19 untuk memasukkan vaksin imun Nusantara yang dikembangkan oleh dokter Terawan Agus Putranto ke dalam pengembangan riset vaksin COVID-19 pada Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19," kata dia.

Lebih lanjut Komisi VII juga mendukung uji vaksin Nusantara dilanjutkan pada fase III. Namun harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

"Komisi VIII mendukung penuh pengembangan vaksin imun Nusantara oleh dokter Terawan dan mendesak kelanjutan uji klinis fase III vaksin imun Nusantara tersebut yang sesuai dengan kaidah uji klinis sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," kata dia.

(maa/gbr)