Utusan Kemenkes Ditegur karena Tak Berhijab, Ini Aturan Berbusana di Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 10:30 WIB
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dan utusan Kemenkes (dok. Pemkab Aceh Besar)
Foto: Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dan utusan Kemenkes (dok. Pemkab Aceh Besar)

Momen Bupati Tegur Utusan Kemenkes

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali disebut menegur utusan Kementerian Kesehatan (Kesehatan) karena tidak mengenakan jilbab saat rapat. Perempuan itu diminta mengenakan penutup kepala selama berada di Tanah Rencong.

Rapat antara Bupati Mawardi dan utusan Kemenkes itu digelar di Gedung Dekranasda di Gani, Aceh Besar, Rabu (16/6/2021). Perempuan utusan Kemenkes duduk di samping Mawardi dan mengenakan masker.

Perempuan itu disebut hanya mengenakan bando dan tidak berhijab. Saat rapat itulah Mawardi disebut menegur perempuan tersebut.

"Mohon maaf Ibu, kita di Aceh dan Aceh Besar Khususnya bagi wanita ditempat umum harus menggunakan hijab," kata Mawardi dalam keterangan tertulis Pemkab Aceh Besar.

Mawardi kemudian meminta perempuan itu mengenakan hijab usai pertemuan. Utusan Kemenkes disebut bakal berada di Aceh Besar selama tiga hari untuk melaksanakan tugas asesmen kesehatan masyarakat terkait eliminasi penyakit malaria.

Dalam keterangan tertulis itu disebutkan, utusan Kemenkes RI tersebut meminta maaf atas kekhilafannya. Perempuan itu menyebut tidak mengetahui aturan itu.

"Mohon maaf bapak, saya belum tahu dan belum ada yang beri tahu sebelum Bapak Bupati sendiri," ujarnya.


(agse/jbr)