Pemerintah Tak Tinggal Diam Jika Banyak Daerah Tolak RUU APP
Jumat, 17 Mar 2006 17:30 WIB
Jakarta -
Pemerintah akan turun tangan jika makin banyak daerah yang keberatan dengan RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP). Ada kemungkinan sejumlah daerah akan dapat perlakuan khusus.Hal itu disampaikan Deputi Bidang Agama, Budaya dan Pariwisata Menko Kesra Risman Musa di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (17/3/2006)."Insya Allah jika banyak daerah seperti Bali kita akan kontak Pansus RUU APP lewat Kementerian Pemberdayaan Perempuan (KPP)," kata Risman.Namun ia mengatakan, saat ini pemerintah masih menunggu perkembangan lebih lanjut soal polemik kasus ini. Pasalnya sudah ada klausul yang mengatakan daerah-daerah seperti Bali dan Papua akan diberlakukan khusus. "Harus ada klausul pengecualian untuk daerah-daerah itu. Kalau nggak, bisa perang nanti," katanya.Bagaimana jika daerah lain juga minta pengecualian? "Tidak masuk akal kalau semua daerah meminta, karena tidak ada korelasinya," kata dia.Risman mencontohkan Yogyakarta yang pantainya tidak cocok untuk berjemur. Jadi dilihat dari sisi pariwisata, Yogya tidak mungkin menolak RUU APP Itu."Turis di sana turis budaya yang mengunjungi situs-situs budaya. Yang diperlakukan khusus itu kan daerah-daerah pantai yang betul-betul enjoy untuk berjemur, tidak semua kan daerah turis kita seperti itu," katanya.Risman juga mengatakan, saat ini RUU tersebut masih dalam proses penggodokan. Artinya pansus masih mengakomodir semua aspirasi yang masuk. "Sampai-sampai judulnya saja ada kemungkinan untuk diubah seperti menghilangkan kata 'anti' misalnya," kata dia.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































