Wagub DKI soal SE Menag: Sementara Ibadah di Rumah Masing-masing

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 22:12 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Ahmad Riza Patria (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran yang sementara meniadakan kegiatan keagamaan di wilayah berstatus zona merah Corona. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga mematuhi kebijakan tersebut dengan beribadah di kediaman masing-masing.

"Jadi rumah ibadah itu digunakan untuk beribadah. Tapi tidak mesti di tempat ibadah. Bisa di rumah masing-masing. Kita imbau ibadah sementara ini dilakukan di rumah masing-masing," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/6/2021).

Jika harus beribadah di tempat umum, Riza mengimbau warga memilih lokasi yang tak jauh dari kediamannya. Hal ini, sebutnya, demi mengurangi mobilitas warga yang tinggi.

"Umpamanya, saya salat Jumat, ya sudah dekat rumah atau dekat kantor jangan jauh-jauh. Supaya tidak terjadi interaksi yang jauh, tidak terjadi kerumunan, tidak terjadi mobilitas yang tinggi," jelasnya.

Politikus Gerindra itu juga memastikan ada Satgas COVID-19 internal di setiap rumah ibadah. Tujuannya mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 di lingkungan tempat ibadah.

"Semua kan ada Satgas. Di setiap masjid, pura, ada satgas COVID-nya," ucapnya.

Surat Edaran Menteri Agama

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran terkait pembatasan kegiatan keagamaan demi mencegah merebaknya kasus Corona. Seperti diketahui, penyebaran virus COVID-19 meningkat tajam di berbagai daerah yang dibarengi munculnya varian baru akhir-akhir ini.

Melalui Surat Edaran (SE) No. 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah, Menag berharap umat beragama tetap bisa menjalankan aktivitas ibadah sekaligus menjaga keselamatan jiwanya dengan cara menyesuaikan kondisi terkini di wilayahnya.

Dalam SE tersebut disampaikan kegiatan keagamaan ditiadakan sementara di wilayah berstatus zona merah Corona. Penetapan perubahan wilayah zona dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

"Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian umum, pertemuan, pesta pernikahan, dan sejenisnya di ruang serbaguna di lingkungan rumah ibadah juga dihentikan sementara di daerah zona merah dan oranye sampai dengan kondisi memungkinkan," ujar Menag Yaqut dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

(isa/isa)