Eks Sespri Ungkap Alasan Edhy Prabowo Beri Uang ke Atlet Uzbekistan

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 21:37 WIB
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo jalani sidang lanjutan kasus suap ekspor benih lobster. Dalam sidang itu, Edhy Prabowo didampingi sang istri.
Edhy Prabowo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Eks sekretaris pribadi Edhy Prabowo, Amiril Mukminin, mengaku pernah diperintahkan untuk mengirimkan duit ke atlet silat wanita Uzbekistan, Munisa Rabbimova Azim Kizi. Apa alasan Edhy Prabowo memberikan duit ke Rabbimova?

Amiril menjelaskan saat itu Edhy Prabowo bertindak sebagai manajer atlet pada gelaran Asian Games di Indonesia. Edhy memberikan uang ke Rabbimova karena atlet tersebut mengalami cedera dan sebagai uang pembinaan.

"Sepengetahuan saya, itu adalah atlet dari Uzbekistan karena pada waktu itu kan ada Asian Games yang diselenggarakan di Indonesia. Kebetulan Pak Edhy sebagai manajer atlet Indonesia dan pada saat Rabbimova melakukan pertandingan dengan Indonesia, dia mengalami cedera," ujar Amiril dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (16/6/2021).

"Sepengetahuan saya, itu adalah uang untuk apa ya, pembinaan dari bapak," sambungnya.

Amiril tidak mengetahui berapa jumlah uang yang diberikan ke Rabbimova. Dia mengaku meminta bantuan Ainul Faqih untuk mentransfer uang ke Rabbimova.

"Saya lupa itu, Pak, jumlahnya," ujar Amiril saat ditanya perihal nominal uang yang dikirimkan ke Rabbimova.

Jaksa sempat menanyakan sumber duit yang diberikan ke Rabbimova. Amiril menyebut uang itu berasal dari duit pribadi Edhy Prabowo.

"Sumber uangnya kalau itu masih dari punya bapak sendiri," ucap Amiril.

Disebut di Dakwaan

Dalam dakwaan jaksa, Edhy Prabowo didakwa menerima uang suap yang totalnya mencapai Rp 25,7 miliar dari pengusaha eksportir benih bening lobster (benur). Uang tersebut di antaranya mengalir ke Munisa Rabbimova Azim Kizi.

Munisa Rabbimova merupakan atlet silat asal Uzbekistan. Dihimpun detikcom, pada 2018, Munisa Rabbimova menjadi salah satu atlet dari Uzbekistan yang ikut bertanding di cabor pencak silat Asian Games 2018 Indonesia.

Sebagai informasi, Edhy Prabowo pernah berkecimpung di dunia silat dengan menjadi pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Edhy juga sebelumnya aktif mengurus perguruan silat Satria Muda Indonesia.

Aliran uang 'panas' ke Munisa Rabbimova terungkap dalam sidang dakwaan terhadap Edhy Prabowo, Kamis (16/4). Edhy Prabowo melalui sekretaris pribadinya, Amiril Mukminin, dan staf pribadi Iis Rosita Dewi (istri Edhy), Ainul Faqih, mengirimkan uang ke Munisa Rabbimova.

Total uang yang dikirim ke Munisa Rabbimova adalah USD 5.000. Uang itu dikirim sebanyak tiga kali pada 28 dan 29 Oktober 2020.

"(Tanggal) 28 dan 29 Oktober 2020 Edhy melalui Amiril Mukminin dan Ainul Faqih mengirim uang sebanyak tiga kali yang seluruhnya total USD 5.000 ke Munisa Rabbimova Azim Kizi dengan source fund dan purpose fund dana atas pembayaran barang dan jasa transaksi commercial answer," demikian ungkap jaksa dalam surat dakwaan.

Dalam perkara ini, Edhy Prabowo didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

(run/isa)