Kronologi Terungkapnya Ganja Asal AS yang Dibeli Anji

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 19:35 WIB
Anji
Anji (Palevi/detikhot)
Jakarta -

Musisi Anji kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan ganja. Dalam hasil pemeriksaan terungkap Anji membeli ganja tersebut dari sebuah situs online yang khusus menjual ganja di Amerika Serikat (AS).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapatkan informasi terkait penyalahgunaan narkoba.

"Dari situ kita kembangkan informasi tersebut dan pada hari Jumat, 11 Juni pukul 19.30, kami mengamankan Saudara AN di studio rekamannya di wilayah Cibubur," kata Kombes Ady dalam jumpa pers di Polres Jakbar, Rabu (16/6/2021).

Ady mengungkapkan Anji bersikap kooperatif saat ditangkap. Polisi pun dengan mudah mengumpulkan barang bukti dari Anji selama proses penggeledahan.

"Di lokasi pertama, yaitu di perumahan Cibubur, tepatnya di studio rekaman, dari situ, kita mengumpulkan beberapa barang bukti berupa ganja kemudian beberapa ekstrak ganja, kertas vapir dan kemudian speaker di mana tempat inilah untuk menyembunyikan atau menyimpan ganja," papar Ady.

Simpan Ganja di Bandung

Keesokannya, pada Sabtu (12/6), polisi melakukan pengembangan ke Bandung, Jawa Barat. Berdasarkan pengakuan Anji, dia menyimpan ganja lainnya di Bandung.

"Saudara AN dengan koperatif menyampaikan informasi, masih ada lagi barang-barang yang berkaitan dengan ganja ini di Bandung, Jawa Barat di tempatnya yang bersangkutan," katanya.

Di Bandung ini, polisi menyita biji-biji ganja hingga batang ganja yang disimpan di dalam sebuah kotak. Polisi juga mendapatkan temuan menarik di Bandung ini.

"Kemudian ada sebuah buku 'Hikayat Pohon Ganja' ini yang bisa kita amankan di tempat kedua. Mungkin cukup menarik kenapa ada buku 'Hikayat Pohon Ganja' yang pernah kita temukan di tersangka sebelumnya," katanya.

Kepada polisi, Anji mengaku memiliki buku itu hanya untuk edukasi. Anji merasa tertarik mendalami soal legalisasi ganja yang diterapkan di luar negeri, sedangkan di Indonesia tidak.

"Jadi memang menurut saudara AN ini adalah bagian dari edukasi yang bersangkutan terkait dengan ganja itu sendiri, karena sudah rekan-rekan pahami juga--di 48 negara bagian di Amerika udah melegalkan tanaman ganja ini, tapi itu bukan ranah kita kepolisian," bebernya.

"Ini informasi yang kita dapatkan pemeriksaan tersebut, (menurut Anji) mengapa di sana dilegalkan kenapa di sini tidak," sambungnya.

Beli Ganja Via Website AS

Anji juga dinilai cukup kooperatif ketika ditanya soal dari mana ganja itu dia peroleh. Berdasarkan pengakuan Anji, ia membelinya via website khusus menjual ganja yang berada di Amerika Serikat.

"Kemudian dari penangkapan tersebut kita mengambil keterangan menurut yang bersangkutan mendapatkan barang tersebut dari situs yang berada di luar yaitu website megamarijuanastore.com yang diduga berada di wilayah Amerika Serikat," jelasnya.

Diketahui situs tersebut merupakan situs penjualan ganja yang berasal dari Amerika Serikat. Anji menggunakan identitas orang lain untuk dapat melakukan transaksi haram tersebut.

"Dari situs yang diduga berada di wilayah Amerika Serikat, yaitu megamarijuanastore.com," ujar Ady.

"Bagaimana untuk mengakses situs tersebut yang bersangkutan harus memiliki ID. Nah, ID didapat dari seseorang yang sekarang masih DPO," lanjut Ady.

Lebih lanjut Ady menjelaskan, sang pemilik ID yang melakukan pemesanan ganja dan nantinya baru disalurkan kepada Anji. Saat ini pihak kepolisian masih mendalami keterlibatan pemilik ID situs yang digunakan oleh Anji.

"Dialah yang memiliki ID, yang bersangkutan tinggal memilih jenisnya. Nanti Saudara 'Bro' yang memesan dan diserahkan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Simak Video: Polisi Ungkap Alasan Anji Pakai Ganja

[Gambas:Video 20detik]



(mei/isa)