30 Pendemo Tunggui JK di PLN
Jumat, 17 Mar 2006 16:26 WIB
Jakarta - Demonstrasi menjadi makanan sehari-hari di Kota Jakarta. Kedatangan Wapres Jusuf Kalla (JK) di kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (17/3/2006) tak luput jadi sasaran pendemo. 30 Orang yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Anti Manipulasi BUMN (Geram BUMN) berusaha masuk ke kantor PLN untuk bertemu dengan JK. Namun puluhan polisi, anggota Paspampres dan bagian keamanan dalam (kamdal) PLN berjaga di sekitar pintu masuk dan lobi kantor PLN.Para pendemo yang didominasi mahasiswa Universitas Mercubuana dan Trisakti meneriakkan yel-yel sambil melambai-lambaikan bendera dan poster. Mereka juga membawa spanduk bertulis "Tolak suaka politik untuk koruptor," dan "Wapres jangan lindungi koruptor".Tampak pula poster bergambar karikatur Direktur PLN Eddie Widiono yang hanya mengenakan celana dalam dan membawa kantong bertuliskan "Dana PLN = TDL dan subsidi listrik."Para demonstran ini menuntut agar pemerintah tidak menaikkan TDL dengan alasan apa pun. Mereka juga menyerukan pada seluruh elit penguasa untuk tidak melakukan intervensi politik terhadap proses hukum yang berjalan, khususnya kasus korupsi PLN."Tolak TDL, tolak TDL," teriak mahasiswa yang hingga pukul 15.30 WIB masih terus berdatangan.JK datang ke kantor PLN untuk melakukan rapat koordinasi mengenai krisis listrik di daerah. Rapat berlangsung sejak pukul 14.00 WIB. Hadir juga dalam acara tersebut, Dirut PLN Eddie Widiono, Menteri BUMN Sugiharto dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.Akibat aksi demo itu, petugas keamanan tidak mengizinkan para wartawan yang berniat meliput pertemuan tersebut masuk ke kantor PLN.
(nvt/)











































