Ini Penyebab Klaster COVID 1 RT di Kelurahan Bahagia Bekasi

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 18:01 WIB
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak
Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Bekasi -

Sebanyak 21 warga Kelurahan Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Corona. Lurah Bahagia, Anwar, mengatakan warganya banyak yang kena Corona karena kiriman dari luar daerah.

"Kondisi tersebut disebabkan oleh kasus kiriman dari di luar daerah, banyaknya warga yang bekerja atau beraktivitas sehari-hari di DKI Jakarta," ujar Anwar kepada wartawan, Rabu (16/6/2021).

Selain itu, tingginya jumlah populasi di Kelurahan Bahagia, Bekasi, kata Anwar, menjadi salah satu faktor angka positif Corona melonjak. Ia mengklaim, kelurahan Bahagia merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terpadat se-provinsi Jawa Barat.

"Karena memang populasi yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan angka kasus COVID-19 tinggi karena banyaknya masyarakat yang terkena dari aktivitas mereka," kata Anwar.

Lockdown Mikro

Saat ini Kelurahan Bahagia menerapkan lockdown mikro di 1 RT, yakni RT 07 RW 17. Pihak kelurahan masih melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan.

"Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro hanya diterapkan di RT 07 RW 17, tidak di seluruh lingkungan di RW 17," lanjutnya.

21 Warga Kena Corona

Sebelumnya, Lurah Bahagia, Anwar, meluruskan informasi yang beredar di masyarakat yang menyebutkan adanya 90 orang yang terpapar COVID-19.

"Tentang adanya warga terpapar COVID-19 di RT 007 RW 017 sebanyak 90 orang, dengan ini kami menyampaikan bahwa itu tidak benar," kata Anwar.

Anwar menjelaskan jumlah warga yang terpapar COVID-19 di RT 007 RW 017 Kelurahan Bahagia hanya 21 orang.

Lihat juga Video: Kapolri Ungkap 5 Klaster Corona di Jakarta Usai Libur Lebaran

[Gambas:Video 20detik]



(isa/mei)