AS Lancarkan Serangan Udara Terbesar di Irak Sejak 2003
Jumat, 17 Mar 2006 15:25 WIB
Jakarta - Pasukan AS dan Irak melancarkan serangan udara besar-besaran di Irak. Operasi ini disebut-sebut sebagai yang terbesar sejak AS memulai invasi ke Irak 3 tahun lalu. Aksi militer bertajuk "Operation Swarmer" itu melibatkan lebih dari 1.500 pasukan AS dan Irak serta 50 pesawat, khususnya helikopter Black Hawk.Serangan udara ini bertujuan untuk membersihkan daerah yang dicurigai sebagai tempat beroperasinya gerilyawan di dekat Samarra, sekitar 125 kilometer sebelah utara Baghdad. Sebelumnya, militer AS menyatakan, sejumlah gerilyawan al Qaeda bersembunyi di daerah perbukitan yang dikenal sebagai Hamreen tersebut."Laporan awal dari daerah target mengindikasikan bahwa sejumlah gudang senjata musuh telah ditemukan," demikian statemen militer AS seperti diberitakan AFP, Jumat (17/3/2006). Operasi yang juga melibatkan 200 kendaraan lapis baja ini bisa berlangsung selama beberapa hari. Seorang pejabat Pertahanan AS mengungkapkan, dari 1.500 pasukan yang diterjunkan, 600-700 di antaranya adalah pasukan Irak. Sisanya personel militer AS. Menteri Luar Negeri Irak Hoshiyar Zebari menuturkan, aksi ofensif ini menunjukkan peningkatan kemampuan pasukan Irak dalam mengamankan negeri bekas rezim Saddam Hussein itu.
(ita/)











































