Memahami Arti Iqra dalam Al Quran

Kristina - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 14:09 WIB
BOYOLALI, INDONESIA - MAY 02: A student prays after read the Quran by candlelight during ritual Nuzulul Quran and Laylat al-Qadr (Night of Destiny) which marks the night in which the holy Quran was first revealed to the Prophet Mohammed at the Nurul Hidayah Al-Mubarokah boarding school on May 2, 2021 in Boyolali, Central Java, Indonesia. Laylat al-Qadr is was one of the odd-numbered nights of the last ten days of Ramadan. Ramadan, the ninth month of the Islamic calendar is a month of fasting, prayers and recitation of the Quran. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)
Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti
Jakarta -

Wahyu yang pertama kali diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah iqra. Secara umum, iqra diartikan sebagai perintah untuk membaca.

Dilansir dari laman FIDKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, iqra berasal dari kata qaraa-yaqrau-qiraah yang artinya membaca, menghimpun, mendalami, meneliti, dan mengetahui ciri-cirinya. Dengan kata lain, perintah iqra tidak hanya membaca tulisan, tetapi juga dengan pendalaman situasi atau fenomena sosial yang terjadi.

Dalam wahyu pertama yang diterima Rasulullah SAW melalui Jibril, Allah SWT memerintahkan untuk membaca dengan menyebut nama Tuhan. Perintah tersebut termaktub dalam QS. Al Alaq ayat 1-5. Allah SWT berfirman sebagai berikut:

1. ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ

Arab-latin: iqra` bismi rabbikallażī khalaq

Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,"

2. خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ

Arab-latin: khalaqal-insāna min 'alaq

Artinya: "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."

3. ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ

Arab-latin: iqra` wa rabbukal-akram

Artinya: "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,"

4. ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ

Arab-latin: allażī 'allama bil-qalam

Artinya: "Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam,"

5. عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Arab-latin: 'allamal-insāna mā lam ya'lam

Artinya: "Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."

Menurut pendiri Pusat Studi Al Quran, M. Quraish Shihab, kata iqra pada ayat pertama surat Al Alaq di atas diambil dari akar kata yang artinya menghimpun. Arti tersebut kemudian melahirkan beragam makna seperti menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu, dan membaca teks tertulis atau tidak tertulis.

Dalam buku Tafsir Pendidikan karya
Ahmad Izzan dan Saehudin dijelaskan, wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW tersebut tidak menjelaskan apa yang harus dibaca. Dalam hal ini, Al Quran menghendaki umatnya untuk membaca apa saja selama bacaan tersebut bermanfaat untuk kemanusiaan (bismi Rabbik).

"Iqra berarti bacalah, telitilah, dalamilah, ketahuilah ciri-ciri sesuatu, bacalah alam, tanda-tanda zaman, sejarah, maupun diri sendiri, yang tertulis maupun yang tidak," paparnya seperti dikutip, Rabu (16/6/2021).

Menurut Ibnu Katsir, ayat-ayat di atas merupakan permulaan rahmat dan nikmat yang diturunkan oleh Allah SWT atas kasih sayang kepada hamba-Nya. Surat ini menggandung peringatan yang menggugah manusia untuk memahami asal-mula penciptaan manusia, yaitu dari 'alaqah.

Adapun, di antara kemurahan Allah SWT adalah Dia telah mengajarkan manusia tentang apa yang tidak diketahuinya. Ibnu Katsir menafsirkan, Allah SWT telah memuliakan dan menghormati manusia dengan ilmu.

Itulah makna iqra sebagaimana terkandung dalam Al Quran. Semoga menambah pengetahuan dan ketakwaan sahabat hikmah kepada Allah ya.

(nwy/nwy)