Dipolisikan, Andi Arief Sebut Uki Eks PSI Tipu Daya Seolah Dizalimi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 08:44 WIB
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi karena kasus narkoba. Begini perjalanan Andi Arief dari mahasiswa hingga tersangkau narkoba.
Andi Arief (Dok. Pool)
Jakarta -

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief angkat bicara setelah dilaporkan mantan juru bicara (jubir) PSI, Dedek Prayudi, ke polisi. Andi Arief menuding Dedek memiliki niat jahat.

"Silakan dilaporkan, itu hak. Tapi jangan termakan dengan kebohongan si Uki ini. Saya tidak mengenalnya," kata Andi Arief kepada detikcom, Rabu (16/6/2021).

Andi Arief mengaku tidak pernah berdebat dengan Dedek. Menurut Andi Arief, pria yang kerap disapa Uki itu berdebat dengan politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana, di media sosial. Karena itu, Andi Arief merasa heran mengapa dia dilibatkan dalam perdebatan antara Uki dan Panca.

"Tidak pernah mention atau berdebat, tidak pernah mengganggunya. Dua hari lalu dia berdebat dengan @panca66, bukan dengan saya. Tanya kenapa saya yang tidak bersalah dilibatkan Uki," sesalnya.

Namun Andi Arief tak menampik akan mendatangi rumah Uki. Sebab, Andi Arief menilai Uki-lah yang memiliki niat jahat dan sudah menebar fitnah.

"Saya belajar hukum, mens rea atau niat jahat ada pada Uki. Saya sama sekali nggak tahu soal perdebatannya dengan @panca66. Saya memang akan datangi rumahnya Uki, karena saya sejak dulu alirannya menghindari/melaporkan orang ke kepolisian. Tweet Uki sebenarnya lebih memenuhi unsur fitnah dan UU ITE," paparnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga 'Elektabilitas Demokrat Naik, Andi Arief: Bonus KLB Deli Serdang':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2