Corona Ngegas, Ini Rincian Data BOR di RS Rujukan Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 17:31 WIB
Tower 8 dan 9 Wisma Atlet Pademangan dialihfungsi jadi tempat isolasi pasien COVID-19. Area itu diperuntukan untuk pasien COVID-19 tanpa gejala-bergejala ringan
Ilustrasi Wisma Atlet (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Lonjakan COVID-19 di Jakarta terjadi lagi. Keterisian tempat tidur untuk pasien Corona pun dikhawatirkan. Bagaimana datanya?

Dilihat di corona.jakarta.go.id, Selasa (15/6/2021), tempat tidur yang tersedia terbagi dalam enam kategori. Kategori yang dimaksud adalah ICU tekanan negatif, ICU tanpa tekanan negatif, kamar isolasi, PICU/NICU/Perina khusus COVID-19, OK khusus COVID-19, dan HD khusus COVID-19.

Berikut ini rincian data keterisian tempat tidur di RS rujukan COVID DKI:

ICU Tekanan Negatif
Dengan Ventilator: tersedia 24 tempat tidur dari 227 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 203 tempat tidur.
Tanpa Ventilator: tersedia 25 tempat tidur dari 87 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 62 tempat tidur.

ICU Tanpa Tekanan Negatif
Dengan Ventilator: tersedia 30 tempat tidur dari 102 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 72 tempat tidur.
Tanpa Ventilator: tersedia 10 tempat tidur dari 47 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 37 tempat tidur.

Kamar Isolasi
Isolasi Tekanan Negatif: tersedia 302 tempat tidur dari 1.336 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 1.034 tempat tidur.
Isolasi Tanpa Tekanan Negatif: tersedia 423 tempat tidur dari 1.869 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 1.446tempat tidur.

PICU/NICU/Perina khusus COVID-19
PICU COVID-19: tersedia 7 tempat tidur dari 21 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 14 tempat tidur.
NICU COVID-19: tersedia 10 tempat tidur dari 27 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 17 tempat tidur.
Perina: tersedia 69 tempat tidur dari 111 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 42 tempat tidur.

OK Khusus COVID-19
Dengan Ventilator: tersedia 1 tempat tidur dari 19 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 18 tempat tidur.

HD Khusus COVID-19
Dengan Ventilator: tersedia 1 tempat tidur dari 24 kasur. Sehingga keterisiannya sudah 23 tempat tidur.

BOR di Jakarta Capai Angka 78%

Sementara itu, jika berdasarkan data Dinkes DKI, ketersediaan tempat tidur isolasi saat ini sudah mencapai 78 persen. Kini DKI hanya memiliki sisa kapasitas tempat tidur sebesar 22 persen dari yang telah disediakan.

"BOR kita juga naik signifikan per tanggal 14 Juni kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 7.341 terisi 5.752 atau sudah menyentuh 78% hanya dalam 2 minggu dan ICU sebesar 1.086 terisi 773 atau 71%," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti.

Widyastuti menyebut keterisian tempat tidur isolasi tersebut 25 persennya diisi oleh warga luar DKI Jakarta. Dia mengatakan harus ada langkah antisipasi untuk menekan jumlah pasien COVID.

Diketahui Provinsi DKI Jakarta mengalami kenaikan kasus harian Corona sangat signifikan sampai 302 persen dalam beberapa hari belakangan. Peningkatan Corona ini diduga imbas klaster libur Lebaran 2021.

"Selanjutnya DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus yang paling signifikan, di mana dalam 10 hari saja kasusnya meningkat lebih dari 300 persen. Di mana pada tanggal 1 Juni lalu kasus hariannya hanya 519 kasus, dan di tanggal 10 kemarin kasus hariannya mencapai 2.091 kasus, BOR di DKI Jakarta mencapai 62,13 persen," kata Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Jumat (11/6).

Simak Video: RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8 Pademangan untuk Pasien OTG

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)