PM Thaksin Bantah akan Mundur
Jumat, 17 Mar 2006 11:33 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra membantah dirinya berniat untuk mengundurkan diri. Menurut Thaksin, itu cuma rumor belaka."Rumor adalah rumor. Rumor dimulai oleh orang-orang yang menginginkannya menjadi kenyataan," ujar Thaksin ketus ketika ditanya soal spekulasi yang beredar mengenai niatnya untuk mundur.Puluhan ribu warga Thailand terus menggelar aksi demo untuk mendesak Thaksin meletakkan jabatannya. Para pendemo bahkan bertekad untuk tidak akan menghentikan aksinya sampai Thaksin mundur.Untuk mengatasi situasi, beredar gagasan bagi Thaksin untuk mundur sementara dari kancah politik guna meredakan ketegangan. PM Thaksin sempat mengaku akan mempertimbangkan ide tersebut. Namun ditegaskan pula, "Sejauh ini, saya belum membuat keputusan soal ini." Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (17/3/2006).PM Thaksin menjadi pusat krisis politik akibat tuduhan menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan bisnis keluarga, meredam kebebasan pers, dan tidak mendengarkan saran dari para penasihatnya.Desakan mundur bagi Thaksin kian gencar sejak akhir Januari lalu, ketika keluarganya menjual saham perusahaan telekomunikasi yang didirikannya kepada investor Singapura. Sejak itu aksi protes jalanan kerap dilakukan puluhan ribu warga Thai. Bahkan sekitar 1.500 orang bersumpah akan terus tinggal di luar kantor Thaksin sampai dirinya mundur.
(ita/)











































