ICW Anggap Vonis Pinangki Disunat Tak Masuk Akal: Harusnya Seumur Hidup!

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 07:20 WIB
Sidang pleidoi dengan terdakwa Pinangki Sirna Malasari ditunda karena ayahnya meninggal dunia. Pinangki pun langsung menghadiri pemakaman dengan mata sembab.
Jaksa Pinangki Sirna Malasari (Ari Saputra/detikcom)

Tanggapan MAKI Soal Vonis eks Jaksa Pinangki Disunat

Tanggapan juga datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). MAKI meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Jakarta tersebut terhadap eks jaksa Pinangki.

"Untuk memenuhi rasa keadilan, minta Kejagung kasasi untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat," ucap Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, saat dihubungi terpisah.

Boyamin sebenarnya menghormati vonis untuk Pinangki tersebut. Namun, kata Boyamin, Pinangki seharusnya dihukum berat karena dalam kasus korupsi itu dia menjabat sebagai jaksa.

"Kalau dikurangi, ini mencederai rasa keadilan masyarakat. Karena dia adalah seorang jaksa yang seharusnya menangkap Doko Tjandra (bukan kerja sama)," ujarnya.

Seperti diketahui, majelis banding yang diketuai Muhammad Yusuf dengan anggota Haryono, Singgih Budi Prakoso, Lafat Akbar dan Reny Halida Ilham Malik menyunat hukuman eks jaksa Pinangki Sirna Malasari dari 10 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara. Pinangki terbukti korupsi dan melakukan pidana pencucian uang.

"Pinangki mengaku bersalah dan mengatakan menyesali perbuatannya serta telah mengiklaskan dipecat dari profesinya sebagai Jaksa. Oleh karena itu ia masih dapat diharapkan akan berprilaku sebagai warga masyarakat yang baik," demikian putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta yang dilansir di websitenya, Senin (14/6/2021).

Majelis juga menilai Pinangki adalah seorang ibu dari anaknya yang masih balita (berusia 4 tahun) layak diberi kesempatan untuk mengasuh dan memberi kasih sayang kepada anaknya dalam masa pertumbuhannya.

"Bahwa Terdakwa sebagai wanita harus mendapat perhatian, perlindungan dan diperlakukan secara adil," ujar majelis.


(aik/haf)