SBY Datangi Pulau Buru, 1.200 Warga Masih Mengungsi di Hutan
Jumat, 17 Mar 2006 09:25 WIB
Buru -
Biasanya kunjungan Presiden SBY ke daerah selalu disambut riang gembira oleh masyarakat setempat. Namun, saat akan mengunjungi Pulau Buru, Maluku, Presiden justru disambut dengan kondisi 1.200 warga yang masih mengungsi di hutan.Dalam pantauan detikcom, Jumat (17/3/2006), warga ini memang sengaja mengungsi dari kediamannya. Mereka khawatir adanya gempa dan gelombang besar susulan.Para warga ini sengaja mengungsi karena kediaman mereka hancur akibat dihempas gelobang pasang setinggi 7 meter, (14/3/2006) lalu. Gelombang ini merupakan susulan dari gempa 6,4 SR yang mengguncang Maluku dan sekitarnya. Ribuan warga ini terdiri dari 7 desa. Yakni desa Pela, Batu Jungku, Waimorat, Wailawa, Waimoly, Waihani, dan Ilat. Kesemua desa ini berada di kecamatan Databual.Akibat gelombang pasang tersebut, sedikitnya 116 rumah hanyut dan 273 rusak berat. Bahkan, semua rumah yang ada di desa Pela rata dengan tanah. Hanya bangunan masjid saja yang kokoh berdiri. Selain itu, 3 bocah dikabarkan hilang. Ketiga bocah itu tercatat sebagai warga desa Batu Jungku. Bantuan dari pemerintah daerah sudah mulai berdatangan. Pemprov Maluku dan Pemkab Buru, Kamis kemarin, memberi bantuan antara lain selimut, makanan dan obat-obatan dan tenda darurat.
(ton/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































