Alert! Faskes di DKI Bisa Kolaps Jika Tak Ada Kebijakan Pembatasan Ketat

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 11:34 WIB
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6).
Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta -

Tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta saat ini melonjak menjadi 80,68 persen. Pemerintah DKI Jakarta diminta waspada.

"Pasien datang dari berbagai puskesmas di DKI. Ini sudah mulai banyak dan sudah agak merata. Ini DKI harus waspada," ujar Koordinator Humas RSD COVID-19 Wisma Atlet Letkol TNI AL M Arifin saat dihubungi detikcom, Minggu (13/6/2021).

Diaa menuturkan, kebijakan pembatasan ketat perlu dilakukan. Tujuannya, mengendalikan penyebaran di hulu.

"Kebijakan pembatasan ketat minggu depan ini diperlukan. Kalau tidak, akan bisa kolaps faskes (fasilitas kesehatan) yang ada di DKI seminggu ke depan," katanya.

Berikut data terkait persentase hunian di RSD COVID-19 Wisma Atlet per Minggu, (13/6/2021) pukul 06.00 WIB di Wisma Atlet tower 4,5,6 dan 7.

Jumlah bed: 5.994
Jumlah pasien: 4.836
Sisa bed: 1.158
Persentase bed terpakai: 80,68%
Persentase sisa bed: 19,32%
Pasien masuk: 537
Pasien keluar: 208

Simak video 'Kasus Corona di Indonesia Meningkat, DKI Jakarta Naik 300%':

[Gambas:Video 20detik]

(aik/knv)