JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Ramai Pesepeda Road Bike Pagi Ini

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 07:20 WIB
Jakarta -

Jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang kembali diuji coba menjadi lintasan pesepeda road bike. Pagi ini, pesepeda road bike meramaikan kawasan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang.

Pantauan detikcom di JLNT sisi Tanah Abang depan City Walk Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (13/6/2021) pukul 07.00 WIB, pesepeda road bike mulai berdatangan dari berbagai arah. Mayoritas datang bergerombol serta mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi.

Lintasan road bike pagi ini terlihat licin dan basah karena hujan yang mengguyur pagi ini. Akibatnya, ada pesepeda road bike yang jatuh ketika hendak berputar arah.

Lokasi ini juga dilengkapi oleh barier pembatas oranye. Barier ini berfungsi membagi antara jalur kendaraan roda empat dengan road bikers.

Di masa uji coba kali ini, JLNT hanya boleh dilewati oleh pesepeda road bike. Hal ini ditandai dengan rambu lalu lintas yang terpasang di lintasan masuk JLNT sisi Tanah Abang. Rambu itu bertuliskan 'kecuali road bike hari Minggu 05.00-08.00'.

Namun demikian, masih ada pesepeda non-road bike yang mencoba masuk ke JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Ketika mendapati ini, petugas langsung mengarahkan pesepeda tersebut keluar jalur road bike.

Road bikers yang datang berolahraga pagi ini mulai dari remaja hingga dewasa. Mereka bersepeda secara berpeleton dan memakai atribut lengkap. Puluhan petugas gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Satpol PP dan Polri tampak bersiaga di sepanjang lokasi.

Wagub DKI Buka Suara

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melarang sepeda non-road bike melintasi JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang selama uji coba. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemisahan lintasan dilakukan karena perbedaan kecepatan.

"Sepeda lain sudah ada jalurnya. Road bike ini kan kecepatan tinggi. Jadi memang harus berbeda," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (7/6).

Riza menegaskan pihaknya tak pernah mengistimewakan pesepeda mana pun. Pemprov DKI berjanji akan mengakomodasi fasilitas bagi road bike maupun pesepeda lain.

"Jadi sekali lagi teman-teman tidak ada maksud dari kami Pemprov DKI untuk menganakemaskan road bike. Semua tugas kami Pemprov seperti yang kami sampaikan memberikan pelayanan terbaik bagi semua warga, semua komunitas, semua cabang olahraga," tegasnya.

(isa/isa)