Kebut Vaksinasi COVID-19, Gubernur Kalteng Pastikan Stok Memadai

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 18:02 WIB
Pemprov Kalteng
Foto: Dok. Pemprov Kalteng
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya untuk mempercepat vaksinasi COVID-19, baik bagi para pendidik, pegawai pelayanan publik, maupun lansia. Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran mengatakan langkah ini sebagai tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Joko Widodo kepada dirinya usai resmi dilantik pada Selasa (25/5).

Oleh karena itu, Sugianto melakukan kunjungan ke beberapa Kabupaten pada Kamis (10/6), guna meninjau pelaksanaan program pemberian vaksin bagi masyarakat. Lokasi pertama yang didatanginya yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur, tepatnya di SMKN 1 Sampit.

"Kami meminta wali murid melalui Kepala Sekolah, agar wali murid membawa orang tua dan kakek serta nenek ke tempat vaksin. Datang ke tempat-tempat vaksin yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/6/2021).

Sugianto meminta kepala daerah agar jangan takut menghabiskan stok vaksin COVID-19. Begitu pun dengan anggaran, dia menyebut pemenuhan dana akan terus diusahakan demi kepentingan masyarakat.

"Masalah vaksin tidak menjadi masalah, vaksin selalu ada untuk Kalteng. Tinggal kita harus bekerja keras", imbuhnya.

Selain SMKN 1 Sampit, vaksinasi juga digelar di 3 lokasi lainnya, yaitu Citimall Sampit, Sat lantas Polres Kotawaringin Timur dan pasar. Adapun target total penerima vaksinasi COVID-19 sebanyak 650 orang, dengan rincian SMKN 1 Sampit sekitar 150 orang, Citimall Sampit kurang lebih 300 orang, Sat lantas Polres Kotawaringin Timur sekitar 100 orang dan pasar sekitar 100 orang.

Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor menjelaskan program vaksinasi massal di Kabupaten Kotawaringin Timur sudah memasuki hari keenam dan dilaksanakan tidak hanya di kota, melainkan di setiap Puskesmas.

"Kemarin kita ada stok vaksin 12.000 dosis, dan hari ini insyaAllah habis. Dan Alhamdulilah Pak Gubernur menyampaikan vaksin tidak ada masalah, vaksin akan tersedia dalam waktu dekat dan akan didrop ke Kotim. Mudah-mudahan dalam bulan Juni ini bisa mencapai target. Kita harus optimis," katanya.

Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan ke SMPN 1 Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Dalam kunjungan itu, Sugianto meminta agar 7.000 lansia yang ada di Kabupaten Seruyan bisa mendapatkan vaksin Corona.

"Target lansia ini supaya bisa menghindari angka kematian. Angka kematian akibat COVID-19 di Kalteng saat ini sudah mencapai 600 orang lebih," tandasnya.

Diungkapkannya para tenaga pendidik juga menjadi kelompok prioritas yang akan menerima vaksin. Hal ini agar pembelajaran tatap muka bisa segera berlangsung pada Juli 2021 mendatang. Dia pun berpesan agar bupati dan wali kota dapat bersinergi dengan Pemprov dalam melakukan tracing demi menekan penyebaran Corona di wilayah Kalteng.

"Saya selaku Gubernur Kalteng, kami sudah menyurati Bupati/Walikota untuk terus melakukan tracing serta membangun sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forkopimda se-Kalteng," tuturnya.

Selepas kunjungannya di Seruyan, Sugianto langsung bertandang ke wilayah Kotawaringin Barat. Di sana dia mendatangi SMAN 1 Pangkalan Bun untuk melihat secara detail proses dan tahapan vaksinasi, mulai dari satu meja ke meja lainnya hingga penyuntikan berlangsung. Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini berharap target vaksinasi sampai dengan Bulan Desember 2021 bisa mencapai 80 persen.

Sugianto menyebut terdapat tren kenaikan kasus COVID-19 di Kalteng. Utamanya sejak sejumlah tempat hiburan mulai dibuka kembali. Untuk itu, dia mengatakan pihaknya tengah berupaya mengambil langkah-langkah pengendalian.

"Untuk itu kami mengambil langkah-langkah sejak beberapa Bulan terakhir bersama Bapak Kapolda, Bapak Danrem dan seluruh jajaran bersama Bupati/Walikota se-Kalteng dan satgas masing-masing, kami melakukan tracing," tuturnya.

"Dan tidak kalah penting, terkait gotong royong, sinergi antara kami dengan Pemerintah Pusat, selaku Gubernur sebagai Pemerintah Pusat di Daerah dan juga bersama Bupati/Walikota se-Kalteng," pungkasnya.

(akn/ega)