Gelap Gulita Parpol 'Tembak' Gatot Nurmantyo untuk Pilpres 2024

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 06:56 WIB
Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat, Senin (7/9/2020). Deklarasi dilaksanakan di sebuah rumah, Kota Bandung, Senin (7/9/2020).
Gatot Nurmantyo (Yudha Maulana/detikcom)
Jakarta -

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo mengklaim sudah ditembak tokoh partai politik untuk ikut maju di bursa capres 2024. Lantas mungkinkah ada pihak yang mendorong Gatot Nurmantyo?

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai statement Gatot Nurmantyo tersebut masih misterius. Sebab, dia menyebut, sebetulnya seluruh parpol sudah memiliki jagoan masing-masing.

"Ini yang menjadi misteri, parpol apa yang nembak Gatot maju Pilpres 2024. Hampir semua parpol sudah terindentifikasi punya jagoan masing-masing," kata Adi saat dihubungi, Jumat (11/6/2021).

Adi bahkan menyebut partai nonpemerintah, seperti PKS, juga memiliki jagoan, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kondisi demikian, kata dia, juga terjadi pada Partai Demokrat dan PAN.

"Bahkan parpol nonpemerintah seperti PKS diidentikkan dengan Anies, Demokrat usung AHY, termasuk PAN sempat mau usung Soetrisno Bachir atau diisukan dekat dengan RK," ujarnya.

Dia memastikan sulit melacak siapa tokoh partai yang 'menembak' Gatot Nurmantyo pada Pilpres 2024. Menurutnya, masa depan Gatot Nurmantyo dalam Pilpres 2024 kini masih gelap gulita, terlebih elektabilitas Gatot di sejumlah survei mulai hilang.

"Menebak parpol yang nembak Gatot itu gelap gulita. Sulit melacaknya secara logika. Apalagi Gatot mulai hilang dalam bursa pencapresan 2024, di survei pun nyaris tak muncul," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Survei ASI, Belum Ada Figur Dominan untuk Jadi Capres 2024

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2