Round-Up

Pesta Disinfektan Berujung Maut di Lapas Kerobokan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 21:01 WIB
ilustrasi penjara
Foto ilustrasi penjara (Andi Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II-A Kerobokan, Denpasar, wafat usai berpesta cairan disinfektan. Cairan disinfektan tersebut dicampur dengan serbuk minuman.

Ada delapan orang narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang meminum cairan disinfektan ini.

"Warga binaan minum disinfektan ini, mencuri (kesempatan) mereka itu dicampur sama Nutrisari," kata Kalapas Perempuan Kelas II-A Kerobokan, Lili, saat dihubungi detikcom, Jumat (11/6/2021).

Lili menjelaskan kedelapan WBP yang meminum disinfektan tersebut merupakan narapidana kasus narkoba. Awalnya mereka kemarin mengeluh karena sakit maag. Namun pihak Lapas mulai curiga ada kejanggalan setelah WPB tersebut mengalami muntah.

"Awalnya kan mereka ngaku sakit maag, kita kasihlah obat. Nah, lama-lama ini kok muntah, kita kan curiga, kamu makan apa. Ya akhirnya mereka ngaku, 'Kita minum ini, Bu, campur Nutrisari,'" tutur Lili.

Dibawa ke RS

Begitu mendengar pengakuan para napi tersebut, pihak Lapas langsung memberikan tindakan cepat. Mereka semua langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar.

"Ini saya mau ke rumah sakit (untuk) melihat kondisi anak-anak seperti apa, ke Rumah Sakit Sanglah," jelas Lili.

Menurut Lili, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa lalu. Namun pada waktu itu para WBP belum mengakui meminum disinfektan. Mereka baru mengakui meminum disinfektan pada Kamis pagi. Pihak Lapas langsung membawa para WBP ke rumah sakit.

"Iya (akibatnya) satu orang meninggal dunia. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin (menyelamatkan). Tapi mau gimana, sudah Tuhan yang menentukan. Dari petugas sudah melakukan yang terbaik," terang Lili.

(rdp/lir)