SBY Banggakan Kemiskinan Drop di Eranya, Elite PDIP Ungkap Kinerja Jokowi

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 17:55 WIB
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno (Tsarina Maharani/detikcom)
Hendrawan Supratikno (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta -

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut pengangguran hingga kemiskinan drop di era kepemimpinannya. Legislator PDIP, Hendrawan Supratikno, mengakui hal itu.

"Betul. Dari 10 tahun pemerintahannya, kesulitan terutama terjadi 2013-2014, ketika AS melakukan kebijakan normalisasi fiskal dan moneternya. Pak SBY menikmati tahun-tahun kenaikan harga komoditas ekspor dan ekonomi dunia yang relatif stabil," kata Hendrawan, kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Hendrawan lantas juga mengungkap kinerja Jokowi. Menurutnya, kemiskinan di masa kepemimpinan Jokowi di periode pertama juga turun. Hanya, di periode kedua, ada pandemi yang datang secara tiba-tiba. Jadi semua rencana berubah. Hendrawan menyebut nawacita kini hanya menjadi cita-cita.

"Namun sesungguhnya angka kemiskinan dan pengangguran juga turun di masa Jokowi jilid-1. Bahkan indeks ketimpangan juga turun. Namun, di Jokowi jilid-2, tiba-tiba kita digebug-pagebluk COVID-19. Terus juga ada resesi. Terjadi badai yang sempurna. Semua rencana berubah. Nawacita hanya menjadi dokumen cita-cita," ujarnya.

Hendrawan mengatakan tidak masalah mengenang prestasi. Namun, menurutnya, setiap periode memiliki kelemahan dan kekuatan masing-masing.

"Mengenang prestasi masa lalu, tidak salah, tidak menimbulkan masalah. Setiap periode kepemimpinan memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing," tuturnya.

Sebelumnya, SBY berbicara soal kemiskinan-pengangguran drop dalam Sidang Promosi Doktor IPB University Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang disiarkan di YouTube seperti dikutip Jumat (11/6). SBY bersyukur pernah berkuliah di IPB dan Ibas mengikuti jejaknya.

"Saya jadi ingat 17 tahun yang lalu, tahun 2004, juga mengikuti sidang terbuka seperti ini. Saya masih ingat disertasi yang saya tulis, saya persiapkan adalah judulnya, atau temanya, 'Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Mengurangi Kemiskinan dan Pengangguran dengan Menggalakkan Pembangunan Pertanian Perdesaan dan Infrastruktur dari Sisi Ekonomi Politik Kebijakan Fiskal'. Itu dulu yang saya sampaikan," kata SBY.

SBY bersyukur setelah kurang-lebih 3 bulan usai ujian terbuka tersebut, dia dipilih rakyat menjadi presiden. Menurut SBY, kandungan disertasinya terwujud selama 10 tahun kepemimpinannya.

"Dan alhamdulillah sejarah membuktikan kalau dulu setelah selesai memimpin pengangguran kita drop, kemiskinan kita drop secara signifikan, dan pertumbuhan meningkat dengan baik," ujarnya.

Tonton juga Video: Cerita Hasto soal SBY Pernah Dijuluki 'Bapak Bansos Indonesia'

[Gambas:Video 20detik]




(eva/imk)