Sakit Hati Dipecat, 2 Pria di NTB Peras Mantan Bos Pakai Video Porno

Faruk - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 10:56 WIB
Polresta Mataram menangkap dua pria yang memeras mantan bos dengan modus menyebarkan video porno (dok Istimewa)
Polresta Mataram menangkap dua pria yang memeras mantan bos dengan modus menyebarkan video porno. (Foto: dok. Istimewa)
Dompu -

Dua pria asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial MA dan IK ditangkap polisi. Keduanya diduga memeras mantan bos tempat mereka bekerja sebagai desainer grafis.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan kedua pelaku memeras mantan bos setelah mencuri video porno di laptop pribadi milik korban.

Mereka mencuri ketika diberi tugas mengedit video pada laptop korban. Video tersebut awalnya hanya untuk dikonsumsi pribadi pelaku.

"Para pelaku yang sebelumnya bekerja pada korban mengambil file pribadi milik korban yang tersimpan di notebook korban tanpa seizin dan sepengetahuan korban. Selanjutnya pelaku menggunakan file tersebut untuk memeras korban," ungkap Kompol Kadek Adi Budi kepada detikcom, Jumat (11/6/2021).

Para pelaku meminta uang Rp 21 juta kepada korban. Jika permintaan itu tak diindahkan, video porno pribadi tersebut akan disebarluaskan.

"Mereka meminta dibelikan Macbook Air baru seharga Rp 21 juta. Mereka mengancam akan menyebarluaskan video itu jika permintaan mereka tak dipenuhi," jelasnya.

Kadek Adi Budi mengatakan korban sempat mengirimkan uang Rp 1,5 juta kepada pelaku. Korban berjanji memberi sisa uang yang diminta pada hari lain.

Namun, karena takut dan terus diancam, korban pun kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Para pelaku akhirnya ditangkap oleh tim Puma Polresta Mataram di tempat kos di kawasan Jempong pada Rabu (9/6).

"Korban sempat mengirimkan uang Rp 1,5 juta sebagai awal. Sisanya akan dikirim di kemudian hari," ujar Kompol Kadek.

"Jadi para pelaku ini merasa sakit hati dan dendam karena telah dipecat oleh korban, sehingga mereka ingin balas dendam," sambungnya.

(jbr/jbr)