Lockdown di Perumahan Harapan Baru Bekasi Berasal dari Klaster Arisan-Hajatan

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 10:43 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Bekasi -

Sebanyak 26 warga di Perumahan Harapan Baru RT 02 RW 25 Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, positif COVID-19. Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rahmat mengatakan warga tertular virus Corona dari klaster arisan dan hajatan.

"Klaster arisan dan kondangan hajatan di Rawamangun, Jaktim. Arisan di rumah makan Kampung Kecil, Tarumajaya, Bekasi Kabupaten," kata Agus, Jumat (11/6/2021).

Secara terpisah, Camat Medan Satria Lia Erliani mengatakan kegiatan arisan dan hajatan itu berlangsung pada akhir Mei 2021. Menurutnya, kegiatan itu berada di luar Kota Bekasi.

"Menghadiri undangan dan arisan di luar Kota Bekasi, tanggal 29 Mei dan 30 Mei," ucap Lia.

Tiga hari kemudian, ada warga yang menunjukkan gejala COVID-19. Petugas kemudian melakukan tracing dan hasilnya ada 26 orang positif Corona.

"Tiga hari setelah acara, ada warga yang menghadiri acara tersebut mengalami gejala," katanya.

Sebelumnya, karena ada 26 warga yang positif Corona, Perumahan Harapan Baru melakukan lockdown. Sebanyak 26 orang itu berasal dari sembilan keluarga. Mayoritas warga yang positif COVID-19 itu menjalani isolasi mandiri di rumah.

"26 orang, 9 KK. Isoman 19 orang," ujar Agus.

Selain itu, ada lima warga Perumahan Harapan Baru Bekasi yang dirawat di RSDC Wisma Atlet. Dua lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Lebih lanjut Agus mengatakan karantina lokal di Perumahan Harapan Baru Bekasi berlaku sejak Kamis (10/6/2021) hingga 14 hari ke depan. "(Lockdown) 14 hari," katanya.

Lihat juga video 'Kasus Corona Tinggi, Satu Dusun di Subang Di-lockdown':

[Gambas:Video 20detik]



(man/fjp)