Amien: I'm Sorry to Say Pemerintah Korupsi Besar-besaran
Kamis, 16 Mar 2006 18:22 WIB
Jakarta -
Mantan Ketua MPR RI Amien Rais jengkel dengan keputusan pemerintah menunjuk ExxonMobil menjadi operator pengelola Blok Cepu. Amien menuding pemerintah melakukan korupsi besar-besaran."I'm sorry to say pemerintah telah korupsi besar-besaran karena telah merugikan negara sebegitu banyak," kata Amien Rais di sela peluncuran buku "Suara-suara Saya di Senayan" di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Amien juga mengaku tidak bisa mengerti dengan keputusan itu. "Saya nggak tahu jin mana yang membisiki mereka itu. Saya melihat gejala awal keruntuhan negara ini. Wis cetho welo-welo (sudah sangat jelas) Indonesia for sale," ujarnya.Dia mengatakan, Cepu ini adalah bagian kecil dari complicated factors Indonesia karena lebih 60 tahun Indonesia merdeka, negara asing masih berani intervensi."Kalau Freeport tahun 1967 masih dapat dimengerti. Entah bagaimana caranya Cepu ini harus kita angketkan. Saya minta DPR untuk melakukan hak angket," kata mantan Ketua PP Muhammadiyah itu.Amien lantas menceritakan tentang persentase kepemilikan di Blok Cepu yakni 45 persen untuk Exxon dan 55 persen untuk pemerintah. Namun pembagian hasilnya walaupun 85 persen untuk pemerintah dan 15 persen untuk Exxon tapi keuntungan tersebut telah dikurangi terlebih dahulu dengan cost recovery."Cost recovery ini yang menjadi mainan buat Exxon," tuturnya.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































