Nurdin Abdullah Tukar Dana Masjid Miliaran Rupiah ke SGD, Hakim Heran

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 21:06 WIB
Tersangka korupsi, gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah tiba di gedung KPK, Jakarta. Ia menjalani pemeriksaan perdana sejak OTT.
Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah (Ari Saputra/detikcom)

Dalam kesaksiannya, Nurdin mengatakan ide menukar Rp 2,2 miliar menjadi SGD 190 ribu diusulkan olehnya kepada panitia pembangunan masjid Perdos Unhas atas nama Latif. Dia mengatakan alasan menukar uang tersebut ke dolar Singapura karena jumlah bantuan yang diperlukan belum terpenuhi.

"Itu (menukar uang masjid ke SGD) kesepakatan (dengan panitia masjid). Waktu itu terbatas urus masjid, karena kondisi ekonomi kurang baik, sehingga kita putuskan tukarkan ke Singapura dollar," kata Nurdin.

"Saya sama Pak Latif seorang panitia masjid di komplek perdos, saya sampaikan ada bantuan karena itu belum cukup lebih bagus kita tukarkan ke Singapura Dollar," lanjutnya.

Mendengar pernyataan Nurdin, hakim Ibrahim Palino heran. Dia kemudian bertanya apa maksud Nurdin menukar dana masjid Rp 2,2 miliar ke SGD 190 ribu.

"Apa urgensinya harus ditukar dengan dolar?" tanya Hakim Ibrahim.

Nurdin mengklaim pihaknya berharap nilai uang Rp 2,2 miliar itu dapat naik jika ditukar dengan dolar Singapura. Dia mengaku memiliki tanggung jawab untuk menyediakan dana Rp 12 miliar untuk pembangunan masjid.

"Kurs waktu itu (1 SGD) RP 10 ribu, sekarang bisa naik lagi," ucap Nurdin.


(nvl/haf)