Polri: Bentrok Freeport di Uncen Tak Terkait Papua Merdeka
Kamis, 16 Mar 2006 16:48 WIB
Jakarta - Bentrokan demo menolak Freeport di Universitas Cendrawasih (Uncen) dipicu oleh penangkapan 15 orang di Timika, bukan karena desakan Papua Merdeka."Itu kan karena dipicu oleh penangkapan 15 orang di Timika. Nah, dari 15 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya dipulangkan," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam saat di-door stop wartawan di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Anton membantah kejadian di Jayapura terkait dengan Papua Merdeka. "Yang jelas penyerangan terjadi di kampus Uncen lama. Tentu ini ada kaitannya dengan mahasiswa dan unjuk rasa anti Freeport," ungkap Anton.Namun demikian, Anton menilai penambahan pasukan dan penerapan status siaga I belum diperlukan di Papua. "Kejadian sudah bubar. Jadi saya rasa tidak perlu," cetusnya.Petugas Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Polres Jayapura Baratu Daud Sulaiman, Briptu Arizona dan Brigadir Syamsudin tewas dalam kondisi mengenaskan dalam demonstrasi di Uncen. Tubuhnya hancur diparang dan ditemukan di depan Uncen. Ketiganya sebelumnya sempat disandera pendemo Freeport.
(aan/)











































