Bertemu Jokowi, Gubernur Bali Minta Wisata Mancanegara Dibuka Akhir Juli

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 14:49 WIB
Gubernur Bali Koster bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (7/6).
Gubernur Bali Koster bertemu Presiden Jokowi (Foto: Pemprov Bali)
Denpasar -

Gubernur Bali Wayan Koster diundang mengikuti rapat terbatas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Senin lalu. Koster meminta agar pariwisata di Bali untuk turis asing dibuka pada akhir Juli.

Dalam rapat terbatas tersebut, Koster menyampaikan permohonan dan aspirasi para pihak, termasuk pelaku pariwisata Bali. Salah satu aspirasinya adalah agar membuka pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara (wisman) pada akhir Juli mendatang.

"Mengusulkan agar wisatawan mancanegara bisa dibuka secara terbatas pada akhir bulan Juli 2021," kata Koster dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, Koster memohon tambahan vaksin sebanyak 3 juta dosis agar vaksinasi di Bali bisa tuntas pada Juli 2021. Sebab, Bali hingga saat ini baru menerima 3 juta dosis vaksin dari jumlah kebutuhan yang mencapai 6 juta dosis.

"Bali telah menerima sekitar 3 juta dosis vaksin, 50 persen dari jumlah kebutuhan vaksin melalui Menteri Kesehatan. Program vaksinasi masal dilaksanakan bersinergi dengan bupati/walikota se-Bali dan didukung oleh Polda Bali, Kodam IX/Udayana, perguruan tinggi, fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta, hotel dan fasilitas umum lainnya," jelasnya.

Hingga 6 Juni 2021, jelas Koster, vaksinasi suntikan pertama di Bali sudah mencapai lebih dari 1,4 juta orang (47 persen) dan suntikan kedua mencapai lebih dari 659 ribu orang (22 persen).

"Bali memerlukan 6 juta dosis vaksin untuk vaksinasi 3 juta penduduk (70%) dari jumlah penduduk Bali guna mencapai kekebalan komunitas (herd immunity)," kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, itu.

Koster mengklaim dampak vaksinasi sudah mulai terlihat di Bali. Hal itu dilihat dari menurunnya kasus baru COVID-19 yang rata-rata kurang dari 50 kasus baru per hari dan dalam kondisi yang semakin menurun.

Koster mengatakan angka kesembuhan juga semakin meningkat mencapai angka lebih dari 95 persen, tingkat kematian mencapai 3,71 persen, dan jumlah kasus aktif mencapai kurang dari 1 persen.

"Bali masih memerlukan tambahan 3 juta dosis vaksin guna menuntaskan target vaksinasi untuk 3 juta penduduk," tutur Ketua DPD PDIP Bali itu.

(lir/lir)