Meski Damai, Kades di Sumsel Digerebek Selingkuh Bareng Staf Tetap Disanksi

Prima Syahbana - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 13:56 WIB
Ilustrasi Perselingkuhan
Foto ilustrasi selingkuh. (Denny Pratama/detikcom)
Palembang -

Kasus oknum kepala desa, MY, di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, yang digerebek warga selingkuh dengan staf wanitanya, KD, diselesaikan secara kekeluargaan. Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyatakan akan tetap memberikan sanksi terhadap keduanya.

"Kami akan mempelajari langsung ke lapangan di mana kades dan staf wanitanya itu menjabat dan bagaimana kondisi desa yang bersangkutan. Pasti ada tindakan terutama teguran keras, namun harus kita lihat kondisi dan gejolak di desa tersebut," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muba, Ricard Cahyadi kepada detikcom, Kamis (10/6/2021).

Jika di lapangan tidak ditemukan gejolak dan situasi desa kondusif, dia mengatakan tentu yang bersangkutan akan tetap menerima hukuman sesuai dengan perbuatannya.

"Kita menyatakan sikap sudah pasti ada sanksi, bisa berupa teguran tertulis, teguran keras bahkan sampai dinonaktifkan beberapa lama," katanya.

Ricard mengatakan pemberian sanksi terhadap keduanya harus jelas dan jangan sampai menimbulkan aspek hukum yang baru.

"Kalau nantinya hasil penyelidikan tim di lapangan ditemukan kesalahan yang memang fatal, keduanya bisa saja terancam sanksi berupa dibebastugaskan 1 tahun," tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.