Kerumunan Ormas di Depan Polres Bekasi, 26 Orang Diamankan

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 20:04 WIB
Kantor Polres Metro Bekasi Kota
Polres Metro Bekasi Kota (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta -

Kerumunan dua organisasi masyarakat atau ormas sempat terjadi di Rawalumbu, Bekasi, hingga berakibat di depan Polres Metro Bekasi Kota. Puluhan anggota ormas ditangkap polisi seusai peristiwa itu.

"Kita sudah amankan 26 yang dari Gempa (Gerakan Masyarakat Peduli Akidah) untuk kita lakukan penyelidikan," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurizzal dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (9/6/2021).

Perselisihan kedua ormas itu awalnya berlangsung di Rawalumbu, Bekasi. Menurut Alfian, ada penyerangan kepada sejumlah anggota dari salah satu ormas di lokasi tersebut.

"Ada tiga orang (korban luka) dari PBB (Pemuda Batak Bersatu)," ujar Alfian.

Selain itu, Alfian mengatakan sejumlah barang bukti turut disita dari 26 orang yang telah diamankan. Puluhan anggota ormas itu kini masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Kita amankan kayu, senjata tajam, dan juga ada orang yg kita amankan," ujarnya.

Alfian kemudian menjelaskan perihal kronologis munculnya kerumunan di depan Polres Metro Bekasi Kota dini hari tadi. Dia mengatakan awalnya perwakilan salah satu ormas mendatangi polres untuk menyelesaikan dugaan perselisihan.

Namun, setiba di polres, massa dari ormas lainnya telah tiba. Massa dari ormas yang sudah tiba ini ingin melaporkan perihal dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota ormas lain.

Kedua anggota ormas yang bertemu ini kemudian sempat bersitegang dan cekcok. Namun Alfian memastikan pihaknya berhasil mencegah adanya bentrokan di lokasi.

"Tapi semalam sempat ada provokasi minta dihadirkan ketua (Gempa) dan pelakunya, kalau kita hadirkan di tengah-tengah massa itu akan menghakimi sendiri itu kan tidak baik, makanya kita sampaikan kepada massa PBB agar mempercayakan pengamanan kasus kepada polisi," ujar Alfian.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: 2 Kelompok Ormas di Bekasi Bentrok Gegara Rebutan Limbah Pabrik

[Gambas:Video 20detik]