Parlemen Turki Kunjungi DPR RI

Parlemen Turki Kunjungi DPR RI

- detikNews
Kamis, 16 Mar 2006 15:13 WIB
Jakarta - 7 orang anggota parlemen Turki berkunjung ke DPR RI. Dalam pertemuannya dengan Ketua DPR RI, Agung Laksono, ditegaskan bahwa Turki sangat mendukung keutuhan NKRI. Parlemen Turki menilai perdamaian di Indonesia sangat terkait dengan suasana kondusif di Turki yang mayoritas penduduknya sama-sama umat Islam."Indonesia dan Turki sahabat lama, karenanya kami sangat mendukung Indonseia menjadi negara yang bersatu," kata Wakil Ketua Parlemen Turki, Nevzat Pakdil dalam jumpa pers di Gedung DPR RI, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Pakdil berharap hubungan baik antara kedua negara dapat ditingkatkan, baik di level pemerintah maupun parlemen. Hal itu dikarenakan Indonesia memiliki posisi strategis bagi perdagangan dan perdamaian dunia.Lelaki berjenggot ini memaparkan pula bahwa pemerintah Turki menargetkan hubungan kerjasama ekonomi kedua negara untuk tahun 2006 bisa mencapai US$ 2 miliar. Angka ini meningkat dari pada tahun lalu yang hanya US$ 885 juta.Dipaparkan pula oleh pria berambut ikal ini, Turki akan terus memberikan bantuan terhadap proses rehabilitasi pascatsunami di Aceh. Saat ini Turki sedang menjalankan program pembangunan rumah bagi rakyat di Aceh. Kegiatan tersebut dilakukan bersama dengan LSM Bulan Sabit Merah dan pemerintah Indonesia."Saya senang dengan sambutan ketua DPR, karenanya saya mengundang beliau untuk datang ke Turki. Kami akan menyambut dengan meriah," ujarnya dalam bahasa Turki.Agung Laksono dalam kesempatan itu menyambut baik bantuan yang diberikan Turki pada Indonesia untuk menbangun Aceh. Ia juga mengapresiasi pernyataan Wakil Ketua Parlemen Turki atas dukungannya pada NKRI."Kami hargai pendapat Turki yang mau mendukung NKRI," ujar politisi Golkar ini.Pertemuan antara parlemen Turki dan DPR RI berlangsung selama 1 jam. Delegasi dari Turki ini diterima oleh Agung Laksono di ruang kerjanya. Agung didampingi beberapa anggota DPR lainnya, seperti Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKAP) Abdillah Toha dan Sekjen DPR Faisal Djamal. (nvt/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads