Saran Wasekjen PDIP ke Puan Maharani: Konsentrasi sebagai Ketua DPR

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 17:46 WIB
Utut Adianto Wahyuwidayat
Utut Adianto (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Sekjen PDIP Utut Adianto meminta kepada seluruh kader PDIP, termasuk Ketua DPP PDIP Puan Maharani, untuk fokus bekerja sesuai dengan jabatan. Utut menyebut Pilpres 2024 merupakan urusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Awalnya Utut menyinggung terkait bocornya pernyataan elite PDIP, Bambang Wuriyanto atau Bambang Pacul, yang mengibaratkan teh botol bagi Puan Maharani. Menurutnya, saat itu memang ada kebocoran informasi yang seharusnya tidak disebarkan.

"Yang disampaikan Mas Pacul itu sebenarnya dia sedang brainstorming, off the record, tapi bocor. Tanya ke Mas Pacul, Mas Pacul paling tahu idenya apa, tapi kalau yang dari saya dengar, saya dengar itu direkam kan ya, lagi brainstorming diskusi rekaman itu bahwa kita punya golden ticket, golden ticket itu sendiri saja mengusung bisa," ucap Utut kepada wartawan di kompleks MPR/DPR, Rabu (9/6/2021).

Utut lantas menyebut Puan Maharani sudah melakukan kunjungan kerja ke di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara. Jika Puan disambut bak calon presiden, menurut Utut, itu penilaian kader di daerah.

"Yang saya tahu kunjungan kerja, tapi kalau sembari kunjungan kerja dianggap orang mengenalkan diri, boleh saja. Tetapi yang saya tahu, itu kunjungan kerja dengan agenda yang jelas. Kalau di sana kemudian disambut bak calon presiden, itu kan daerahnya. Kita kan patokannya nanti Ibu Ketua Umum siapa yang dicalonkan," ujarnya.

Utut pun lantas mengingatkan agar semua pihak, termasuk Puan Maharani, tidak terlalu memikirkan Pilpres 2024. Menurutnya, jika pekerjaan baik, nanti otomatis masyarakat akan menentukan.

"Kalau saran saya semua konsentrasi pada pekerjaan masing-masing. Kalau pekerjaan masing-masing baik, otomatis seperti itu. Ya nggak maksud saya begitu, termasuk kepada Mbak (Puan Maharani), saya sarankan berkonsentrasi sebagai Ketua DPR," ucapnya.

Tak hanya itu, dia juga meminta agar gubernur hingga menteri dari PDIP juga berkonsentrasi dengan pekerjaan masing-masing.

"Nggak bisa dong kamu orang sipil 3,5 sudah matut-matut bikin tim sukses, bikin ini. Pekerjaan kamu apa, konsentrasi gubernur, ya konsentrasi gubernur, pekerjaan saya menko, konsentrasi sebagai menko," ungkapnya.

Lihat Video: Pengakuan Puan Dapat Kemudahan Nyaleg Karena Anak Megawati

[Gambas:Video 20detik]



(maa/rfs)