Tito Pastikan Belum Ada Kesepakatan Final soal Jadwal Pileg-Pilpres 2024

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 16:33 WIB
Rapat kerja DKPP bersama Komisi II di Gedung DPR (Dwi Andayani/detikcom)
Rapat kerja DKPP bersama Komisi II di Gedung DPR (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan belum ada kesepakatan final soal jadwal Pemilu 2024. Menurut Tito, 28 Februari 2024, yang disebut sebagai tanggal pelaksanaan pemilu, merupakan hitung-hitung sementara atau percobaan.

"Kemarin waktu exercise mereka diajukanlah tanggal 28 (Februari 2024), itu belum kesepakatan. KPU mengajukan exercise sehingga dinilai oleh pemerintah diwakili Kemendagri, kemudian Bawaslu dan Komisi II DPR," ujar Tito di DPR, Rabu (9/6/2021).

Tito mengatakan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyebut pelaksanaan Pileg-Pilpres dilakukan tahun 2024. Sedangkan pada UU 6 Tahun 2016 tentang Pilkada disebutkan secara spesifik pemilihan berlangsung pada November 2024.

Dengan demikian, menurut Tito, KPU menilai waktu pelaksanaan Pilpres yang baik dengan waktu tidak mepet terdapat di awal 2024. Atas dasar itu, Tito menyebut muncul usul pileg-pilpres digelar pada Februari 2024.

"KPU berusaha, exercise mereka untuk dijarangkan, gap waktunya lebih longgar, hitungan mereka baiknya Januari, Februari, Maret," kata Tito.

"Nah, kalau Januari problemnya anggaran, tahun anggaran biasanya Januari itu belum cair, Maret itu ada bulan puasa kalau dilaksanakan nanti kelelahan akan timbul dan lain-lain, sehingga mereka meng-exercise kalau April terlalu mepet dengan pilkada. Menurut mereka yang baik adalah di bulan Februari," sambungnya.

Tito mengatakan jadwal Pileg-Pilpres 2024 ini bakal dibahas lagi dalam rapat bersama KPU dan Komisi II DPR. Dia juga menyebut akan melakukan rapat bersama Menko Polhukam Mahfud Md terkait hal ini.

"Berikutnya nanti akan ada rapat kembali, ini kan baru rapat exercise bukan rapat final, nanti pemerintah pun akan melakukan kajian. KPU juga akan melakukan exercise, Bawaslu, Komisi II juga berpendapat yang lain. Nanti kita akan bertemu kembali untuk melihat kira-kira tanggal mana yang pas untuk pilpres dan tanggal mana untuk pilkada sehingga risiko overlapping-nya menjadi rendah. Saya juga nanti akan rapat dengan Menko Polhukam, dari berbagai sudut nanti kita lihat exercise tanggalnya," tutur Tito.

Diketahui, jadwal Pilpres dan Pileg 2024 akan dilangsungkan secara bersamaan pada 28 Februari 2024. Tanggal ini bertepatan dengan Hari Raya Gulungan, yang merupakan hari raya umat Hindu.

(dwia/haf)