Plester Mulut Pakai Lakban, Warga Papua Demo Freeport Lagi
Kamis, 16 Mar 2006 14:34 WIB
Jakarta -
Sekitar 20 warga Papua yang menamakan dirinya Perpera P-B menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2006). Dengan mulut diplester lakban, mereka minta Freeport ditutup.Koordinator demo, Sisco BD (26), mengatakan, aksi memplester mulut dengan lakban melambangkan suara rakyat Papua yang tertutup untuk masalah Freeport.Dia meminta pemerintah secepatnya menyelesaikan masalah Freeport dan menerima tuntutan masyarakat Papua untuk menutup perusahaan tambang itu selamanya. "Kita ingin pemerintah menutup Freeport selamanya, bukan review kontrak," katanya.Selain itu, Sisco juga meminta pemerintah menarik pasukan non-organik TNI/Polri dari Papua dan menghentikan pengiriman pasukan militer ke Papua.Dia juga menegaskan, masalah Freeport bukan hanya persoalan rakyat Papua. Karenanya Perpera P-B menyerukan dibangunnya solidaritas nasional di setiap kota.Mereka juga menuntut pemerintah membebaskan 10 mahasiswa Papua yang menyerbu Plaza 89. Aksi ini dikawal 15 personel Samapta dari Polsek Gambir. Aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB selesai pukul 13.45 WIB.
(umi/)










































