Kapolri: Demo Boleh, Tapi Jangan Serang Aparat
Kamis, 16 Mar 2006 14:21 WIB
Jakarta - Aksi demonstrasi menuntut penutupan PT Freeport di Universitas Cenderawasih rusuh. Dua anggota Brimob disandera. Kapolri meminta demonstran tidak anarkis."Demo boleh, tapi jangan anarkis apalagi menyerang aparat," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto kepada wartawan sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Meski terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian, tampaknya Mabes Polri belum berencana menambah personel. "Tidak ada penambahan personel," tandas Kapolri.Seperti diberitakan, dua anggota Brimob Polda Papua disandera di dalam Universitas Cendrawasih. Belasan aparat dilarikan ke RSUD Abepura karena terluka akibat timpukan batu.
(san/)











































