Polisi Ungkap Motif Pemilik Kebun Ganja Hidroponik di Brebes

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 12:49 WIB
Koferensi pers pengungkapan kasus kebun ganja di Brebes (Karin/detikcom)
Konferensi pers pengungkapan kasus kebun ganja di Brebes (Karin/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap motif pemilik kebun ganja hidroponik di Brebes, Jawa Tengah. Polisi menyebut pelaku punya hobi menggunakan ganja.

"Karena memang yang bersangkutan juga menurut pengakuan dari keluarganya juga sudah cukup lama menggunakan ganja ini," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (9/6/2021).

Dalam kasus ini, terdapat empat orang tersangka, yaitu TM (39) sebagai pengguna, HF (30) sebagai kurir, SY (36) sebagai penjaga kebun ganja, dan UH sebagai pemilik sekaligus pemodal kebun ganja hidroponik tersebut. UH juga merupakan orang yang memiliki hobi mengkonsumsi ganja.

"Kemudian tersangka UH sementara ini sebagai pemodal yang memberikan perintah untuk menanam pohon ganja ini," jelas Ady.

Koferensi pers pengungkapan kasus kebun ganja di Brebes (Karin/detikcom)Konferensi pers pengungkapan kasus kebun ganja di Brebes (Karin/detikcom)

Ady menyebut ganja yang ditanam pelaku nantinya tidak untuk diperjualbelikan. Nantinya ganja tersebut akan dipergunakan untuk konsumsi pribadi.

"Karena memang yang bersangkutan juga secara ekonomi orang yang berada ya. Jadi dia tidak membutuhkan ini untuk komersial," kata Ady.

Barang Bukti

Dari penangkapan tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti berupa paket besar narkotika jenis ganja dengan berat 42,33 gram, 200 pot yang berisi tanaman pohon ganja, satu set alat semprot, 29 linting ganja dengan berat 24 gram, dan 1 piring biji ganja dengan berat 149 gram.

"Kami juga tangkap UH kami amankan barbuk (barang bukti) di rumahnya, yakni biji ganja 1 mangkok, kemudian ada 29 linting ganja," tutur Ady.

Koferensi pers pengungkapan kasus kebun ganja di Brebes (Karin/detikcom)Konferensi pers pengungkapan kasus kebun ganja di Brebes (Karin/detikcom)

"Jadi kami menerapkan beberapa pasal untuk tersangka TM Pasal 127. Kemudian kepada tersangka HF, SY, dan UH kita kasih Pasal 114 subsider Pasal 111 juncto Pasal 132 di mana ancaman hukumannya minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun," jelas Ady.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap empat tersangka terkait dengan kepemilikan kebun ganja yang ditanam secara hidroponik di sebuah rumah di Brebes, Jawa Tengah. Diketahui rumah tersebut merupakan lokasi penanaman ganja dengan sistem hidroponik.

"Itu ada pengguna, pemodal, dan perawat kebun ganja rumahan," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar dalam keterangan tertulis, Senin (7/6/2021).

Sekitar 300 pohon ganja diamankan dari sebuah rumah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tanaman ganja itu ditanam dalam pot. Tanaman ganja yang diamankan tersebut diperkirakan berumur 3 bulan.

(isa/isa)