Keluarga Belum Putuskan Serahkan Raju Pada Anton Medan

Keluarga Belum Putuskan Serahkan Raju Pada Anton Medan

- detikNews
Kamis, 16 Mar 2006 13:27 WIB
Jakarta - Anton Medan telah menjadikan Muhammad Azwar (Raju) sebagai anak angkat dan akan membina bocah itu. Namun keluarga belum memutuskan untuk menyerahkan pembinaan Raju pada ustad yang pernah menjadi preman itu."Kita punya keluarga besar jadi banyak pertimbangan. Meskipun saya sebagai orangtuanya, saya tak memutuskan sendiri. Kita perlu kompromi mencari yang terbaik," kata ayah Raju, Sugianto, kepada detikcom, Kamis (16/3/2006).Pengacara keluarga Raju dan Eman, Jhonatan Panggabean, pada Rabu 15 Maret kemarin menyatakan tidak setuju jika Raju dan Eman dibina Anton Medan. Menurut Jhonatan, sebaiknya pembinaan terhadap kedua bocah itu dilakukan lembaga yang sudah berpengalaman yakni Departemen Sosial (Depsos) dan Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak.Sugianto menuturkan kedatangan keluarganya dan keluarga Eman ke Pondok Pesantren (Ponpes) At Taibin milik Anton Medan di Bogor atas tawaran mantan preman itu untuk refreshing.Anton Medan, cerita Sugianto, mengunjungi keluarganya dan keluarga Eman di Langkat, Sumatera Utara (Sumut) untuk mengetahui langsung kasus Raju yang kontroversial.Setelah mendengar cerita kedua belah pihak, Anton Medan kemudian menawarkan dua keluarga itu untuk jalan-jalan melihat pesantrennya. Semua biaya dan ongkos menuju dan di ponpes itu ditanggung Anton."Pak Anton menyatakan bagaimana kalau kita jalan-jalan sambil nengok Ponpes saya, kalau ada keinginan silakan (tinggal) dan dibina di situ. Jadi kita tak terikat apa pun dengan beliau (Anton)," kata Sugianto. Menurut Sugianto, jika Raju dan Eman mau dibina di Ponpes At Taibin maka semua biaya dan dana bagi pendidikan kedua bocah itu akan ditanggung Anton Medan. Setelah 3 hari berada di Ponpes Anton Medan, Sugianto merasa Raju lebih bergembira dan bersemangat menjalani hari-harinya. Melihat itu, Sugianto tidak keberatan anaknya dibina Anton Medan. Tapi ia belum berani memberikan keputusan."Saya tergantung anaknya. Saya tak mau memaksa dia untuk tinggal di sini," kata Sugianto yang mengaku belum tahu kapan akan pulang lagi ke Langkat. (iy/)


Berita Terkait