Gus Dur Siap Upayakan Amandemen Jika RUU APP Jadi UU
Kamis, 16 Mar 2006 13:07 WIB
Jakarta -
Meski masih terbaring di RSCM, semangat mantan Presiden Abdurrahman Wahid tak pernah padam. Ia berjanji akan menghimpun upaya amandemen RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP) jika dipaksakan jadi UU."Itu merupakan pelanggaran atas konstitusi kita. Karena konstitusi kita tidak membedakan antara pria dan wanita. Nah di sini UU APP tidak memperhatikan itu," kata Gus Dur dalam video conference di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Pornografi, imbuh Gus Dur, sebetulnya bisa dilihat dari bermacam-macam sudut, seperti moral, seni dan ekonomi.Dia lalu mencontohkan dalam buku Kamasutra dan The Perfumed Garden. Dalam buku itu terdapat 114 posisi senggama yang bertujuan agar masyarakat mempunyai kehidupan lebih baik termasuk seks. 114 Posisi dalam buku The Perfumed Garden atau 107 posisi dalam buku Kamasutra bisa dilihat dari berbagai sudut."Nah bahayanya, UU APP itu mengenai hal ini yang sebetulnya punya nilai lain. Itu penting sekali untuk diingat, sebab kalau tidak demikian kacau balau hidup kita," kata dia.Sementara itu pengusaha Jaya Suprana yang bersahabat dengan Gus Dur mengibaratkan pornografi sebagai buah terlarang, semakin dilarang semakin dicari. Namun jika tidak dilarang bisa jadi tidak ada yang mencari.Jaya mencontohkan ketika UU pornografi berlaku di Jerman. Saat itu muncul satu tempat yang penuh dengan kemaksiatan yang bernama Santo Paulio."Ketika 10 tahun berlangsung saya kembali ke sana ketika UU itu dihapus, Santo Paulio juga hilang dengan sendirinya, semoga itu bisa menjadi pelajaran," kata dia.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































