Jaksa Ungkap Sespri Edhy Prabowo Kirim Rp 1 M Pakai Rekening Orang Lain

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 17:30 WIB
Sidang kasus suap Edhy Prabowo, Selasa (8/6)-Luqman/detikcom
Sidang kasus suap Edhy Prabowo, Selasa (8/6). (Luqman/detikcom)

"Setelah menerima, Amiril memerintahkan diantar ke Bang Amri, alamat jelasnya kurang tahu, tapi di daerah Depok. Setelah antar selesai, ya saya pulang," tambahnya.

Rawi tidak hanya diminta mengantar mobil Fortuner ke rumah Amri. Dia juga mendapat perintah lanjutan untuk membawa pulang mobil Toyota Rush di tempat Amri.

"Membawa mobil Rush dari sana. Ditukar (Rush dengan Fortuner)," ujarnya.

Mobil Rush itu dibawa ke rumah pejabat DPR RI. Namun Rawi tidak tahu mobil tersebut ditujukan untuk siapa. Rawi menyebut Amiril juga tidak memberikan instruksi lanjutan apa pun.

"Untuk siapa (Rush) saya kurang tahu. Pas datang, saya bilang mobilnya sudah saya antar, dan Rush sudah saya ambil, Pak, (Amiril bilang) oke, gitu saja," ucapnya.

Terdakwa dalam kasus ini adalah Edhy Prabowo bersama stafsus, Ketua Tim Uji Tuntas Perizinan Budi Daya Lobster Andreau Misanta Pribadi, Safri selaku stafsus Edhy dan Wakil Ketua Tim Uji Tuntas, Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadi Edhy, Ainul Faqih selaku staf pribadi istri Edhy Iis Rosita Dewi, serta Sidwadhi Pranoto Loe selaku Komisaris PT Perishable Logistics Indonesia (PT PLI) dan pemilik PT Aero Citra Kargo (PT ACK).

Edhy dkk didakwa menerima uang suap yang totalnya mencapai Rp 25,7 miliar dari pengusaha eksportir benih bening lobster (BBL) atau benur. Jaksa mengatakan uang suap diterima Edhy dari beberapa tangan anak buahnya.


(run/haf)